Angkasa Pura II Musnahkan Ribuan Barang Tercecer

oleh -

Palapanews.com- PT Angkasa Pura II memusnahkan ribuan barang tercecer yang tidak diambil kembali pemiliknya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mesin incenerator.

Senior Manager Of Branch Communication & Legal PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Soekarno-Hata, Febri Toga Simatupang mengatakan, yang dimusnahkan tersebut merupakan barang tercecer yang sebelumnya telah disimpan sampai dengan Agustus 2019.

“Barang tercecer yang dimusnahkan hari ini adalah barang yang sudah tidak layak. Sementara yang masih layak kami sumbangkan kepada yayasan yang membutuhkan,” ujarnya di Garbage Plan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin 23 Desember 2019.

Febri merinci barang tercecer yang tidak diambil kembali oleh pemiliknya diantaranya seperti pakaian, jam tangan, handphone, ikat pinggang, sepatu, powerbank, topi dan lain sebagainya.

“Barang yang dihancurkan atau dimusnahkan dalam kategori tidak layak sebanyak 68 koli atau 5.227 item. Sedangkan barang tercecer dalam kategori layak sebanyak 171 koli atau 14.558 item telah disumbangkan,” jelasnya.

Febri menjelaskan, barang milik penumpang yang tertinggal atau dilaporkan hilang akan disimpan maksimal 30 hari tergantung jenisnya. Apabila tidak diambil dalam masa penyimpanan tersebut, lanjutnya, maka barang tersebut akan disumbangkan atau dimusnahkan.

“Sedangkan masa penyimpanan barang hilang kategori makanan dan barang berbahaya (Dangerous Goods) adalah maksimal 24 jam. Apabila hingga batas waktu penyimpanan berakhir belum juga ada yang melakukan proses klaim/mengambil/mengakui, maka barang tersebut akan disumbangkan kepada Yayasan sosial. Sementara barang-barang hilang atau tertinggal kategori makanan, dangerous goods dan prohihited items akan dimusnahkan atau dihancurkan,” ungkapnya.

Febri menuturkan, bagi pengguna jasa bandara yang  kehilangan barang di area terminal maupun publik, dapat mengisikan formulir kehilangan pada aplikasi Indonesia Airports yang dapat diunduh di Playstore dan iOS, juga pada laman website  https://soekarnohatta-airport.co.id, form ini berfungsi sebagai sistem pencatatan, pemantauan dan pencarian barang barang hilang atau Tertinggal (Lost Item).

“Hal ini merupakan salah satu program customer Journey experience bagi pelanggan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada pengguna jasa bandar udara, efektivitas dan efisiensi dalam proses penanganan barang hilang atau tertinggal,” katanya.(rik)

Komentar Anda

comments