Soal Sekretariat PWHTS, Bang Ben: Pemkot Siap Fasilitasi

oleh -
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie pada pelantikan Ketua PWHTS di Bogor. Foto: Nad

Palapanews.com- Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kota Tangerang Selatan (PWHTS), Ahmad Rizki Suhaedi berharap kepada Pemerintah Kota Tangsel untuk menyediakan Sekretariat PWHTS

“PR saya untuk penyediaan sekretariat kelembagaan dari awal-awal Pokja berdiri tempat yang resmi itu belum ada pak, mohon dari pemkot bisa dibantu difasilitasi,” ujar Rizki kepada Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie disela sambutan pelantikan, New Panjang Jiwa Resort, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/12/2019).

Selanjutnya, Rizki menambahkan, keanggotaan Pokja saat ini berjumlah 55 orang yang terdiri dari media cetak, elektronik, online maupun televisi.

“Untuk saat ini keanggotaan Pokja ada 55 orang. Terdiri dari media cetak, elektronik, online maupun televisi. Semoga kedepannya kita bisa lebih bersinergi dengan Pemkot Tangsel dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus anggota Pokja yang baru. Pengurus baru ini akan melaksanakan tugas-tugas untuk dua tahun kedepan.

“Saya sangat-sangat ingin bahwa sinergi antara temen-temen wartawan dengan pemerintahan Kota Tangsel berjalan baik dan berjalan maksimal,” paparnya saat sambutan.

Untuk sekretariat tadi, Benyamin menuturkan, pihaknya akan mencoba memikirkan solusi terbaik dan lokasi strategis untuk para wartawan.

“Langkah awal, kita, akan bicara dengan OPD mencari lokasi yang bisa dipakai untuk sekretariat PWHTS,” ucapnya.

Bang Ben juga menjelaskan soal keterbukaan informasi untuk jurnalis. Sebab, sejumlah dinas di lingkungan Pemkot Tangsel mengaku masih sulit berkomunikasi dengan wartawan.

Hal itu, kata Bang Ben menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pimpinan daerah untuk mambuat sinergi tetap terjaga.

“Kita ini (Pemkot) pelayan. Jadi kewajiban kita itu melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Dan masyarakat hanya meminta keterbukaan informasi dari kita yang dipublikasikan wartawan, apa susahnya sih,” terangnya.

Kebuntuan itu, kata Bang Ben harus segera didobrak sehingga terjalin hubungan yang dinamis seuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Cara seperti ini harus kita dobrak. Teman-teman dinas harus bisa bersinergi dengan wartawan. Toh, ini era keterbukaan informasi dan kita (pemkot) harus memberikan informasi yang diinginkan masyarakat ke teman wartawan untuk dipublikasi,” demikian Bang Ben. (nad)

Komentar Anda

comments