Pemilik JHL Group, Jerry Hermawan Lo Launching Buku Biografi

oleh -
Jerry Hermawan Lo pada peluncuran buko biografinya. Foto: Nad

Palapanews.com- Pengusaha properti tanah air, Jerry Hermawan Lo membagikan kisahnya dalam sebuah buku berjudul Life University yang diluncurkan tepat dengan perayaan Hari Ulang Tahunnya di JHL Solitaire Hotel, Gading Serpong, Jumat (22/11/2019).

Pemilik perusahaan pengembang holding JHL Group yang saat ini sudah memiliki berbagai bangunan properti dan menguasai kawasan elit Gading Serpong Tangerang, telah melewati masa-masa suram dimana ia memulai bisnisnya dari bawah dan serba sulit.

Karena memiliki semangat berjuang dan pantang menyerah yang tinggi, yang membuatnya tetap kuat untuk melangkah maju, dan bahkan mampu membangun kerajaan properti Tanah Air.

“Kehadiran buku yang ditulis oleh Steven Beteng, sekaligus menjadi kado yang terindah di perayaan 62 tahun usia saya, dan juga menjadi legacy yang membanggakan bagi keturunan saya ke depannya. Buku ini saya dedikasikan untuk semua orang yang ingin sukses,” ujar pria kelahiran tahun 1957 itu.

Ia berharap, buku biografi Life University ini diharapkan dapat menginspirasi para pembaca di Indonesia, agar tidak pernah mengenal kata menyerah dalam mempertahankan sebuah perjuangan agar membawa hasil gemilang.

“Saya juga berharap agar buku biografi saya ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, dan ini menjadi salah satu sumbangsih saya untuk berbagi pengalaman dengan orang lain,” bebernya.

Dengan kesuksesan yang telah di raih, Jerry menerapkan filosofi Panca Krida di JHL Group bahwa kunci meraih sukses itu karena 5 faktor yakni, kesempatan, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan loyalitas.

Melalui buku biografi ini pula, dirinya ingin memberikan semangat dorongan kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk gigih berjuang hingga mendapatkan kesuksesan seperti dirinya di kemudian hari.

Life University yang dibanderol dengan harga Rp155 ribu ini mengupas secara lengkap kisah hidup Jerry Hermawan Lo dengan perekonomiannya yang sulit, akhirnya menempa dirinya menjadi terbiasa untuk bekerja keras sedari kecil. (nad)

Komentar Anda

comments