Bocah Dipasung Tewas Terbakar, P2TP2A Tangsel: Semua Bertanggungjawab

oleh -
Kepala P2TP2A Tangsel Herlina. Foto: Nad

Palapanews.com- Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangsel, Herlina Mustikasari mendatangi kediaman almarhum bocah terbakar, yang juga dipasung orangtuanya.

Nama bocah tersebut Zidni Khoiri Alfatir (10), sempat lama menghuni Rumah Singgah milik Dinas Sosial di Kademangan, Setu, Tangsel karena dipasung secara mengenaskan.

Dirinya pun merasa kecolongan, karena pihaknya tidak memonitoring perkembangan Zidni selama berada di Rumah Singgah. Ia pun, merasa berduka dengan kepergian Zidni secara mengenaskan dan meminta kejadian ini menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Ya saya pribadi merasa berduka cita, saya pikir ini tanggung jawab semua. Semoga tidak terjadi lagi kasus seperti ini,” ucap Herlina, Senin (18/11/2019).

Ini juga menjadi sebuah masukan evaluasi bagi pihaknya dan harus tuntas.

“Kami merasa prihatin dan terkejut, hidupnya berakhir dipasung. Padahal ayahnya sudah diberikan imbauan, enggak ada alasan apapun memasung anak. Dan, clien kami yang sudah diterminasi terus dimonitor sampai lima tahun kedepan,” paparnya

Baca Juga: Kebakaran di Tangsel Tewaskan Bocah 10 Tahun

Ia pun mengimbau kepada orangtua, apapun tingkah laku anak bisa dikendalikan tanpa harus memasung.

“Kami mengimbau kepada masyarakat ada caranya kok untuk edukasi kepada anak. Ada caranya enggak perlu anak dipasung. Karena ada renovasi dan dipulangkan dari Dinsos. Memang pada saat itu, Zidni sedang diupayakan untuk diasuh di yayasan yang menerima anak berkebutuhan khusus. Tapi ada kelengkapan yang harus dilengkapi syaratnya,” jelasnya. (nad)

Komentar Anda

comments