Perbaikan Jembatan Bambu Apus, Warga Rela Gunakan Jembatan Bambu

oleh -
Warga mengangkut peti jenazah di jembatan darurat di kawasan Bambu Apus. Foto: Nad

Palapanews.com- Setelah kurang lebih satu bulan, proyek rehabilitasi jembatan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan berjalan. Para warga yang ingin melakukan aktifitas pun, harus rela menggunakan jembatan darurat berbahan bambu.

Pada pukul 10.00 WIB, terlihat jembatan dari bambu yang menghubungkan arah ke Kedaung dan Komplek Depag atau Pamulang ini kerap digunakan oleh anak-anak yang bersekolah di TK Perwanida, SDN Bambu Apus 1 dan MI/Mts Al Ihsan yang berada di dekat lokasi.

Salah seorang wali murid, Ate menuturkan, sejak adanya proyek jembatan tersebut, ia tak pernah lepas mengantar hingga menjemput sang anak.

“Takut kalau anak saya gak dianterin. Apalagi saya juga kan bawa ponakan nih. Apalagi kan jembatan bambunya begitu. Mau gimana lagi,” ungkapnya, Rabu (6/11/2019).

Selain Ate, terlihat juga supir ojek online yang hanya mengantar salah seorang siswa hingga jembatan. Menurutnya, ia hanya bisa mengantar penumpang hingga persis di proyek jembatan yang berlokasi tepat di sebelah Masjid Al-Ihsan ini.

Bukan hanya para pelajar, bahkan ada juga warga Bambu Apus yang terpaksa melewati jembatan bambu sambil mengangkut peti jenazah.

Baca: Proyek Tol Rusak Jembatan Bambu Apus di Pamulang

“Ini petinya dibawa pake motor dulu, terus kita nyebrang gotong peti biar Deket jaraknya. Habis mau gimana lagi, kan proses pemindahan makam di Bambu Apus juga masih berjalan,” beber Pudi. (nad)

Komentar Anda

comments