Ketua Umum Ikatan Muballigh Muballighoh Nusantara Dukung Lanjutkan MBG

IMMAN Mendukung Pemerintah Berikan Makan Anak Negeri Melalui Program MBG

Palapanews.com –  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Muballigh Muballighoh Nusantara (IMMAN) KH. Muslihuddin,S.Hi, MM, mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan oleh pemerintah.

Salah satu tokoh agama yang giat menyuarakan aspirasi masyarakat di Kota Tangerang Selatan ini menegaskan, keberlanjutan program MBG sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dukungan disampaikan setelah para muballigh melihat langsung manfaat program ini di sekolah dan pesantren.

Menurutnya program MBG tidak hanya sekedar pemberian  makan supaya anak-anak mendapatkan makanan yang bergizi, melainkan investasi strategis dalam upaya melahirkan generasi emas Indonesia 2045. Generasi yang tidak hanya sehat tapi juga memiliki daya saing.

Selain peningkatan gizi bagi anak-anak, program MBG juga mampu menyerap ribuan tenaga kerja muda serta membantu pengembangan usaha kecil, meningkatkan geliat ekonomi mayarakat dan masih banyak manfaat lainnya.

“Kami sangat mendukung pemerintah memberikan makan anak negri melalui program MBG ini. Jangan sampai program yang sudah dirasakan manfaatnya ini berhenti begitu saja, tapi harus terus berjalan,” ucap Abimus, sapaan akrab Ketua DPP IMMAN ini menegaskan.

Ketua DPP IMMAN KH. Muslihuddin,S.Hi, MM (kedua dari kiri) bersama pengurus IMMAN

Menyikapi kondisi MBG saat ini, Abimus juga menyayangkan ada beberapa dapur MBG yang di-suspend atau ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Saya berharap bisa jalan kembali agar semua UMKM dan relawan bisa bekerja lagi,” ucap Abimus yang juga merasa prihatin dengan nasib ribuan relawan MBG.

Mengutip pernyataan salah satu ulama kondang yang menilai MBG sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah kemudaratan,”Islam mengajarkan ‘Aj-samu ni’matun’ – tubuh adalah nikmat yang harus dijaga. Anak yang gizinya tercukupi akan lebih kuat ibadah dan belajarnya.”

MBG juga dinilai sangat membantu keluarga yang kurang mampu, dimana hal ini sebagai bentuk nyata negara hadir.  Kewajiban menuntut ilmu jadi lebih mudah apabila perut anak tidak lapar dan terpenuhi kebutuhan gizinya.

Dukungan kepada pemerintah supaya program MBG terus dilanjutkan pun semakin bertambah, termasuk datang dari ulama se-Indonesia serta elemen masyarakat lainnya. (bd)