Lapak Limbah Plastik Terbakar, Perimeter Selatan Ditutup

oleh -

Palapanews.com- Akibat kebakaran tujuh lapak pengelolaan limbah plastik di Kampung Baru Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, menyebabkan penutupan arus lalu lintas di Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Calon pengguna jasa bandara di imbau menggunakan akses lain seperti Perimeter Utara dan Transit Oriented Development (TOD).

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang memastikan jika kebakaran yang terjadi di dekat bandara itu tidak mengganggu aktivitas penerbangan dari dan menuju bandara. Hanya saja akibat kebakaran itu salah satu akses menuju Bandara yakni Parimeter Selatan harus ditutup sementara.

“Untuk sementara kita tutup dulu, mengikuti arah yang ada dahulu. Bisa lewat utara atau TOD, bagian TOD untuk yang tidak bawa mobil dan kalau bawa kendaraaan bisa lewat Perimeter Utara,” ujarnya, Selasa, 24 September 2019.

Menurut Febri, kebakaran di dekat bandara yang sudah terjadi dua kali hanya dalam rentang waktu berdekatan itu dapat berpotensi menimbulkan gangguan penerbangan. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang berdampingan langsung dengan bandara.

“Tentu berpengaruh, mungkin kita akan melakukan koordinasi dahulu sebelum menyurati ke pemerintah terkait atau dengan pemerintah setempat. Sampai melakukan koordinasi dan antisipasi dengan adanya kebakaran sudah dua kali di sekitar Bandara Soetta ini,” jelasnya.

Febri menambahkan, koordinasi yang akan dilakukannya itu sebagai bentuk antisipasi potensi-potensi dampak daripada kebakaran di dekat bandara, terlebih di musim kemarau tahun ini dengan dua kasus kebakaran yang terjadi membuat pihaknya menjadi ekstra hati-hati.

“Penutupan Perimeter Selatan sampai kita melihat kejadian di lapangan dahulu, teman-teman petugas kebakaran dari AP II maupun dari Kota Tangerang sampai menyelesaikan proses pemadaman disana,” katanya.

Hingga pukul 17.00 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, petugas pemadam kebakaran dan dari pihak aparatur pemerintahan setempat terkait dengan peristiwa yang menyebabkan tujuh lapak pengelolaan limbah dan enam rumah permanen hangus terbakar.(rik)

Komentar Anda

comments