Dua Orang Tewas Akibat Kebakaran Lapak Pengelolaan Limbah

oleh -

Palapanews.com- Polsek Benda memastikan ada dua korban tewas akibat kebakaran di lapak pengelolaan limbah plastik di Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Sementara satu korban lainnya yang mengalami luka bakar tengah di rawat intensif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang.

Kapolsek Benda Kompol Doddy Ginanjar mengatakan, pihaknya akan mendalami peristiwa tersebut, dan jika ada temuan tindak pidana polisi akan mengamankan pihak-pihak terkait.

“Jumlah korban akibat kebakaran itu sebanyak tiga orang, satu orang atas nama Rohim mengalami luka sedang dan tengah dirawat di RSUD Tangerang. Sementara korban tewas Sunarli (45), yang sempat selamat juga meninggal dunia saat di perjalanan menuju rumah sakit. Kemudian satu korban tewas bernama Nurul Samba (32), tewas di tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya, Selasa, 24 September 2019.

Doddy menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut bermula saat para pekerja pengelolaan limbah plastik sedang menggiling menggunakan salah satu mesin.

Namun, mesin tersebut mengeluarkan suara keras dan seketika meledak hingga menyambar ke bahan-bahan plastik yang ada disekitarnya.

“Akhirnya seperti sekarang ini (Kebakaran), jadi pemicunya mesin giling plastik itu,” katanya.

Menurut Doddy, pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam terhadap peristiwa yang terjadi di dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta tersebut, mulai dari memintai keterangan seluruh pihak terkait hingga memastikan penyebab lain kebakaran.

“Standar operasional prosedur (SOP) pekerja disini juga, dan nanti kita selidiki apakah ada kelalaian atau yang lainnya,” jelasnya.

Doddy menambahkan, sebanyak lima lapak dan delapan rumah penduduk hangus dalam peristiwa itu, namun sampai saat ini pihaknya belum mengetahui jumlah kerugian material

“Unit damkar yang diturunkan yang kami lihat dari BPBD Kota Tangerang, Batu Ceper, Benda, Kalideres dan Bandara,” katanya.(rik)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.