Kemenkominfo Luncurkan e-Penyiaran, Pengurusan Izin Penyiaran Dipermudah

oleh -

Palapanews.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan aplikasi e-Penyiaran ‘sameday service and mobile version’. Aplikasi tersebut bertujuan untuk mengurus izin penyiaran media televisi maupun radio yang selesai dalam waktu 24 jam.

“Kalau persyaratannya semua telah terpenuhi dan dinyatakan telah benar, maka bisa selesai dalam waktu 24 jam. Misal diurusnya jam 11 siang, besoknya jam 11 sudah jadi,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kemenkominfo Ahmad M Ramli, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis, 22 Agustus 2019.

Dengan adanya e-Penyiaran ini, Ramli mengatakan, semua bentuk perizinan yang dinilai berlarut-larut akan mudah dan cepat. Sehingga, Kemenkominfo bisa ikut memajukan industri penyiaran di Indonesia.

Ia menambahkan, diluncurkannya aplikasi tersebut bertujuan untuk menghindari bahkan mengikis praktek-praktek yang tidak bertanggungjawab.

“Jadi tatap muka konsumen dengan petugas dibatasi, tapi memang pasti ada yang harus bertatap muka begitu. Namun, tidak sesering dulu. Tapi kan memperkecil adanya praktek curang,” katanya.

Ramli menjelaskan, konsumen atau pengaju perizinan bisa dengan mudah mengaksesnya di komputer atau telepon genggam. Kemudian unduh semua persyaratan yang sudah tertuang dalam aplikasi tersebut, setiap perkembangan langkah demi langkah alur perizinan maupun perpanjangannya, bisa terpantau melalui gadget tersebut.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun menyambut baik peluncuran aplikasi tersebut. Menurut Ketua KPI Agung Suprio, langkah yang diambil Kemenkominfo bisa menjadi cara Indonesia mendongkrak angka indeks pelayanan publik Indonesia di mata dunia.

“Memang dalam lima tahun terakhir ini naik terus, selalu di atas 100. Namun kalau e-Penyiaran ini diluncurkan bersamaan dengan pelayanan publik lain yang sudah transparan dan berbasis digital, saya yakin akan diatas 40 atau paling tidak sejajar dengan negara tetangga,” jelas Agung.(rik)

Komentar Anda

comments