Jus Tomat Diklaim Mampu Turunkan Tensi Darah, Benarkah?

oleh -
Ilustrasi. Foto: Hellosehat.com

Palapanews.com- Ada banyak cara menurunkan tekanan darah yang alami jika Anda didiagnosis memiliki hipertensi. Nah, salah satunya menurut studi terbaru dalam jurnal Food Science & Nutrition adalah dengan jus tomat. Minum jus tomat dipercaya dapat membantu pengidap hipertensi menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung. Baca terus untuk penjelasan lengkapnya.

Sekilas tentang hipertensi di Indonesia

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013 yang dikutip dari depkes.go.id, jumlah kasus hipertensi di Indonesia sudah mencapau 25,8 persen dari total penduduk. Kasuas terbanyak ada di Bangka Belitung (sebesar 30 persen) dan terendah di Papua (sebesar 16,8 persen).

Data lain dari Survei Indikator Kesehatan Nasional (Sirkesnas) tahun 2016 menunjukkan adanya peningkatan hipertensi pada penduduk berusia 18 tahun ke atas sebesar 32,4 persen. Data BPJS Kesehatan pun melaporkan adanya peningkatan alokasi biaya untuk pengobatan hipertensi, yang semula 2,8 triliun pada 2014 menjadi 3,8 triliun pada 2015 dan 4,2 triliun pada tahun 2016.

Hipertensi merupakan pembunuh diam-diam karena kehadiran gejalanya jarang disadari sampai setelah terjadi komplikasi. Jika tidak mendapat penanganan, hipertensi berpotensi menyebabkan stroke, penyakit jantung koroner (PJK), diabetes, gagal ginjal, hingga kebutaan.

Dari seluruh kemungkinan komplikasi tersebut, stroke (51 persen) dan PJK (45 persen) merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia akibat hipertensi. Menurut data Sample Registration System (SRS) tahun 2014, yang juga dikutip dari depkes.go.id, hipertensi dengan komplikasi menjadi penyebab kematian nomor lima pada semua kelompok umur di Indonesia.

Manfaat jus tomat untuk menurunkan tekanan darah

Fakta bahwa hipertensi kerap menjadi silent killer membuat banyak ahli terus melakukan penelitian guna mencari obat paling mujarabnya. Termasuk asupan nutrisi yang baik dikonsumsi pengidap. Seperti temuan dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang, dan Tucson Plant Breeding Institute.

Partisipan studi terdiri dari 184 pria dan 297 wanita yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi. Memiliki kolesterol LDL tinggi membuat mereka berisiko mengalami hipertensi, penyakit jantung, dan pembentukan plak di arteri (ateroskelrosis).

Mereka diharuskan untuk minum 1 gelas jus tomat murni (tanpa garam, gula, dan pemanis tambahan lain) setiap hari selama 12 bulan berturut-turut untuk melihat efeknya dalam menurunkan tekanan darah. Jumlah jus tomat yang diminum harus dicatat rutin dan laporan diberikan pada peneliti setiap tiga bulan.

Hasilnya, 94 partisipan yang tidak pernah mendapatkan pengobatan hipertensi mengalami penurunan tekanan darah cukup signifikan.

Tekanan darah sistolik berubah dari 141,1 mmHg menjadi 137 mmHg. Sementara tekanan darah diastolik menurun dari 83,3 mmHg menjadi 80,9 mmHg. Penelitian juga menemukan adanya penurunan kadar kolesterol yang semula 155 mg/dL menjadi 149,9 mg/dL.

Meski terlihat berpotensi baik sebagai cara menurunkan tekanan darah yang alami, penelitian tersebut tidak mempertimbangkan pola makan setiap partisipannya di luar konsumsi jus tomat harian.

Artinya, bisa saja penurunan tekanan darah dipengaruhi oleh perubahan pola makan selain karena jus tomat.

Selain itu, penelitian tidak melakukan perbandingan dengan dua kelompok berbeda, yaitu kelompok dengan kadar kolesterol tinggi dan tidak mengonsumsi jus tomat.

Jadi, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikan kebenaran manfaat jus tomat untuk menurunkan tekanan darah. (*)

Sumber: Hellosehat.com

Komentar Anda

comments