Isak Tangis Bang Ben di Depan Jasad Aurel, Calon Paskibraka Tangsel

oleh -
Suasana rumah duka almarhumah Aurel Qurrota Aini, capaska Tangsel. Foto: Nad

Palapanews.com- Mendengar kabar adanya salah satu anggota calon paskibraka (Capaska) Tangerang Selatan (Tangsel) meninggal dunia atas nama Aurelia Qurratu Aini kelas XI MIPA 3, SMA Islam Al Azhar BSD, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie langsung menuju ke kediaman almarhumah di Taman Royal 2, Cipondoh, Kota Tangerang.

Bang Ben -sapaan Benyamin Davnie- yang datang pada pukul 11.00 WIB, langsung melihat jenazah almarhumah yang disambut tangisan ibunda almarhumah Aurel. Sambil memanjatkan doa, Ibunda Aurel mengucapkan “Kakak bangun kak, banyak teman mamah datang kak”.

Pada saat bersamaan, Benyamin pun mengusap air mata yang menetes ke pipinya. Tak hanya itu, keluarga yang mendengar ucapan Ibunda Aurel sontak histeris.

“Saya sangat berduka, saya bisa merasakan kedalaman sedih ibunya. Saya enggak sanggup menahan air mata,” imbuh Benyamin.

Benyamin juga mengatakan, sangat kehilangan sosok putri terbaik dari Tangsel. Terlebih, almarhumah Aurel merupakan sosok terpilih karena untuk menjadi paskibraka butuh fisik dan intelektual yang baik.

“Saya merasa kehilangan tentunya, anggota Paskibraka ini kan anak terpilih, fisik dan intelektual dilatih. Karena mereka nantinya digembleng untuk menajdi pasukan pengibar bendera di Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia. Saya sangat kehilangan, sangat berduka walaupun saya tidak mengenal dia, tapi almarhumah adalah anak bangsa atau kader kita yang diharapkan menjadi generasi penerus bangsa,” paparnya.

Bang Ben juga sangat berterima kasih kepada orang tua almarhumah karena sudah mengijinkan anaknya untuk mengikuti pelatihan paskibraka tingkat Kota Tangsel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada orang tua almarhumah, karena diberikan izin mengikuti paskibraka tingkat Kota Tangsel. Kami bangga atas prestasi almahrumah makanya kami sangat terpukul dan berduka sekali,” tuturnya.

Dengan adanya kabar duka ini, Benyamin berharap kepada rekan-rekannya baik itu rekan sekolah maupun rekan anggota paskibraka Tangsel untuk mendoakan almarhumah.

“Saya sudah minta teman-temannya untuk ikut mendoakan. Mudah-mudah ini menjadi motivasi mereka untuk memberikan yang terbaik kepada almarhumah, kepada Tangsel dan juga kepada Indonesia,” pukasnya.

Menurut informasi di kediaman, Aurel meninggal karena terjatuh dirumahnya pada saat subuh. Namun, dari pihak keluarga hingga kini belum bisa diminta keterangan lebih lanjut dan masih merasakan duka yang mendalam. (nad)

Komentar Anda

comments