Baju Pangsi jadi Icon Kota Tangerang di Semarang Night Carnival

oleh -

Palapanews.com Baju pangsi menjadi andalan utama Kota Tangerang dalam mengenalkan budaya dalam event Semarang Night Carnival yang berlokasi di Tugu Muda Semarang.

Dipilihnya baju pangsi dalam Semarang Night Carnival lantaran Kota Tangerang sangat kental dengan budaya betawi. Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin, Rabu, 3 Juli 2019.

Menurut Sachrudin bahwa Kota Tangerang merupakan kota multikultural yang terdiri dari berbagai macam budaya, salah satunya Betawi yang memang sudah mengakar sejak zaman dahulu.

“Beragam budaya ada di Kota Tangerang. Dan, untuk kali ini para peserta carnival mengenakan baju pangsi,” kata Sachrudin seraya menambahkan, seni budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan, karena bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat, dan daerah lain juga mancanegara.

Kepala Bagian Pemerintahan, Temmy Mulyadi menerangkan, peserta carnival kali ini, Kota Tangerang menerjunkan sekitar 200 orang yang terdiri dari lurah, camat serta rombongan dari Dinas Budaya dan Pariwisata (Budpar) Kota Tangerang.

“Di event ini, kita mengenalkan budaya dan seni asli Kota Tangerang kepada seluruh daerah di tanah air,” pungkas Temmy.

Diketahui, Semarang Night Carnival ini diikuti oleh 150 peserta dan 98 Kota seluruh Indonesia dengan jumlah sekitar 3.900 orang.

Event ini mengusung tema “Pelangi Nusantara” yang menggambarkan Indonesia sebagai negara dengan keberagamam suku, ras, agama dan golongan. Dan, para peserta akan menampilkan berbagai budaya dan beragam atraksi kesenian dari Indonesia bagian barat hingga Indonesia bagian timur.(ydh)

Komentar Anda

comments