Banyak Pendatang Baru, Pemkot Tangsel Bakal Gelar Job Fair

oleh -
Wakil Walikota Benyamin Davnie pada job fair beberapa waktu lalu. Foto: Dok

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) bakal menggelar bursa lowongan kerja atau Job Fair. Bursa kerja ini digelar sebagai upaya mengantisipasi hadirnya pendatang baru untuk mencari nafkah di Tangsel, usai libur Lebaran 2019.

“Baik penduduk Tangsel maupun pendatang, Disnaker sudah mengantisipasi dengan akan mengadakan jobfair, yang rencananya diadakan tanggal 11,12,13 Juli 2019,” kata Sekretaris Disnaker, Yanti Sari, dikutip dari merdeka.com, Sabtu (15/6/2019).

Pameran bursa kerja ini, dipersiapkan untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Selain itu, bursa kerja ini juga untuk menyerap hadirnya para lulusan baru baik SMA/SMK dan perguruan tinggi tahun ini.

Saat ini jumlah pengangguran yang terdata di Kota Tangsel ada sebanyak 451 orang. Jumlah itu, didapat dari jumlah pemohon kartu pencari kerja (kartu kuning) yang terdata.

“Untuk saat ini pemohon (kartu kuning) rata-rata 10 orang. Itu dari sebelum puasa sampai setelah Lebaran hingga hari ini,” terang dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan administrasi kependudukan guna menjaring data pendatang baru pasca Idulfitri di Kota Tangerang Selatan. Nantinya pihaknya juga akan mendata tempat yang paling banyak ditempati pendatang baru.

“Bukan operasi Yustisi, tapi pembinaan administrasi kependudukan untuk mendata berapa jumlah pendatang baru dan di mana mereka tinggal,” katanya.

Untuk itu, Benyamin berharap para pendatang baru yang berasal dari luar Kota Tangsel melaporkan kedatangannya ke pengurus wilayah setempat. “Saya mengimbau agar mereka langsung melapor ke Ketua RT setempat setibanya mereka di Tangsel,” jelasnya.

Benyamin menegaskan, bahwa Kota Tangerang Selatan, terbuka bagi masyarakat yang ingin datang mengadu nasib di wilayah tersebut. Namun dia mengingatkan, pendatang baru harus hadir dengan keterampilan dan keahlian, agar tidak menjadi beban daerah.

“Justru kami berharap, dengan keterampilan mereka akan membantu menciptakan lapangan kerja (melalui Job Fair) di Tangsel nantinya,” tandasnya. (red)

Komentar Anda

comments