77 Masjid di BSD Ikuti Program Berantas Buta Quran 2019

oleh -
Peserat BBQ foto bersama. Foto: Ist

Palapanews.com- Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriah, Sinar Mas Land bekerja sama dengan Forum Masjid Mushola BSD (FMMB) dan Yayasan Mama Papa menyelenggarakan program Berantas Buta Al Qur’an (BBQ 2019) di 77 masjid yang tersebar di kawasan BSD City dan sekitarnya.

Tingginya antusias para guru mengaji serta anak-anak usia Sekolah Dasar yang mengikuti program ini di tahun 2018, membuat SML kembali menggelar program BBQ 2019 untuk kedua kalinya.

Diketahui, program ini bertujuan untuk memberantas buta baca Al Qur’an serta mengimplementasikan program SATU BSD (Silaturahmi Antar Umat melalui program Berdikari Sehat Damai) di sekitar kawasan BSD City. Sedangkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 54 persen umat Muslim di Indonesia belum dapat membaca Al-Qur’an.

“Hal tersebut tentu sangat memprihatinkan, untuk itu kami menginisiasi program ini serta bekerja sama dengan FMMB dan Yayasan Mama Papa yang telah membuat metode belajar baca Al Qur’an dalam waktu 3 jam.
Semoga dengan adanya program ini, jumlah orang yang buta Al Qur’an semakin berkurang dan dapat meningkatkan ibadahnya pada bulan puasa nanti dengan membaca Al Qur’an secara lancar,” ungkap Dhony Rahajoe selaku Managing Director President Office SML sekaligus Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas.

Program BBQ 2019 akan memberikan training melalui ToT (training of trainers) yang dipusatkan di Masjid Cikal Harapan BSD City. ToT pertama telah dilangsungkan pada tanggal 14 April 2019 dan diikuti sekitar 90 ustadz dan guru mengaji.

Ustadz Muhammad Taslim selaku Pencipta Metode Mama Papa, training membaca Al Qur’an dengan metode Mama Papa akan dilangsungkan sebanyak 6 kali hingga bulan Mei mendatang dan ditargetkan sebanyak 350 guru mengaji serta ustad mengikuti pelatihan tersebut.

“Metode pengajaran dengan sistem Mama Papa ini sangat mudah dipahami. Saya memberikan training selama 3 jam kepada para ustadz atau guru mengaji perwakilan masjid. Selanjutnya ustadz atau guru mengaji tersebut akan memberikan pengajaran membaca Al Qur’an dengan sistem Mama Papa di setiap masjidnya kepada jamaah dan anak muridnya. Para peserta ToT ini juga akan mendapatkan alat peraga dan buku yang sudah disiapkan,” bebernya. (nad)

Komentar Anda

comments