Kernet Bunuh Sopirnya Demi Menjual Galon Air

oleh -

Palapanews.com- Pria berinisial MF, pelaku pembunuhan sopir truk pengangkut galon air mineral bernama Wildan dibekuk kepolisian resor (Polres) Kota Tangerang di Sukabumi, Jawa Barat.

Pelaku tersebut merupakan kernet dari korban yang ingin menguasai keseluruhan galon yang diangkutnya.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, kejadian bermula saat Wildan tengah mengecek ban kendaraan di Tol Cikupa-Merak, Rabu, 27 Maret 2019.

Pelaku tidak sendiri melakukan aksinya, Sabilul menambahkan, ada empat teman lainnya yang terlibat dalam kasus pencurian dan pembunuhan berencana yakni, KR, SM, RB, dan IS.

“Jadi sudah di setting semua rencana itu. Saat korban mengecek ban kendaraannya, MF langsung memukul korban sebanyak sebelas kali hingga korban tak sadarkan diri dengan sebuah kunci yang sudah tersedia di dalam kendaraan. Setelah korban tak berdaya, MF pun membawa truk beserta korban ke arah Rangkas Bitung untuk bertemu dengan keempat temannya,” ujar Sabilul di Mapolresta Tangerang, Kamis 4 Maret 2019.

Sabilul menjelaskan, MF pun berhasil menjual seluruh galon air mineral yang dibawanya di Rangkas Bitung. Setelah itu, lanjutnya, pelaku pun membawa kembali truk dan korban ke Tangerang.

“Setelah berhasil menjual galon beserta isinya dengan harga Rp49 juta. MF kembali membawa mobil truk yang di dalamnya masih ada korban untuk kembali ke arah Tangerang. Di wilayah Balaraja, pelaku meninggalkan korban berserta truknya di pinggir jalan,” kata Sabilul.

Sabilul menambahkan, berselang beberapa hari pelaku membelanjakan uang hasil kejahatannya di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang. Setelah berbelanja, lanjutnya, tersangka pun memesan angkutan online untuk menuju Sukabumi dan langsung membagikan uang hasil kejahatannya kepada tersangka yang lain.

“Akhirnya MF berhasil kami ringkus ditempat pelariannya disalah satu hotel di Sukabumi, Jawa Barat, dan keempat tersangka yang lainnya kami tangkap di tempat yang berbeda,” jelasnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 KUHP tentang perampokan dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman mati.(rik)

Komentar Anda

comments