Danish Culinary School Ajarkan Belasan Tunanetra Masak Brownies

Palapanews.com- Danish Culinary School (DCS) merupakan sekolah kuliner pertama yang berlokasi di Ruko Golden Boulevard BSD City Blok E-08, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

DCS memiliki visi menyelenggarakan pendidikan yang berorientasi pada keahlian dan wirausaha di bidang kuliner serta mencetak lulusan profesional. Maka dari itu, Danish tak pandang bulu untuk memberikan pelatihan maupun ilmu kepada masyarakat di bidang kuliner.

Di bawah kepemimpinan Taufik Hidayat Syah, DCS turut membuka program bagi berkebutuhan khusus. Dengan tujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat berkebutuhan khusus untuk mengembangkan bakatnya di kuliner.

Baru-baru ini DCS mendapat kunjungan dari Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) untuk belajar mengolah masakan. Dimana rata-rata penyandang tunanetra merupakan membuka UKM di bidang kuliner.

“Ada 15 tunanetra dari Pertuni yang datang ke DCS untuk masak. Dan, kami berikan pelatihan membuat cake brownies dengan didampingi satu chef dan satu asisten chef. Kalau saya lihat, hampir kebanyakan mereka menjual ayam geprek, untuk yang beda maka kami latih untuk membuat cake,” kata pria yang menjabat Direktur DCS ini, Kamis (28/2/2019).

Lanjutnya, pada saat pelatihan tersebut belasan tunanetra sangat interaktif dan sangat senang mendapat pelatihan membuat cake.

“Kami juga mengajarkannya dengan cara yang sesimpel mungkin agar nantinya bisa ditiru. Dengan semangat mereka saya turut senang, karena mereka mau belajar menciptakaan menu baru,” ungkapnya.

Tak ada kesulitan berarti bagi para pengajar atau chef di DCS, karena mereka memang sudah terbiasa memegang peralatan masak dirumah masing-masing.

Bahkan, ada beberapa penyandang tunanetra ingin mengambil kelas khusus untuk lebih mendalami cara memasak di DCS.

“Alhamdulillah kesan yang diberikan mereka terhadap kami sangat senang, apalagi sampai ada yang ingin langsung mempraktekan sendiri dirumah. Dan, bahkan ada beberapa yang secara langsung ingin bergabung di kelas khusus DCS, tentunya kami sangat welcome dan sangat senang,” papar Taufik.

Perlu diketahu DCS menyediakan enam program bagi para calon mahasiswanya, sesuai dengan minatnya. Enam program itu diantaranya, program sembilan bulan profesional hotel siap kerja, program enam bulan profesional, program tiga bulan cruise ship yang ingin bekerja di kapal pesiar.

Program kursus masak harian, program D3 perhotelan dan yang paling menarik program enam bulan sekolah kuliner luar biasa bagi masyarakat berkebutuhan khusus. (nad)