Soal Perbup 47, Forum Warga Surati Bupati Tangerang

oleh -
Petugas Satlantas Polres Tangsel menilang pengendara truk di Jalan Raya Legok. Foto: Nad

Palapanews.com- Warga Tangerang yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pagedangan Legok (FMPL) mengirimkan surat ke Bupati Tangerang terkait Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang. Warga meminta Perbup tersebut dikaji ulang.

“Banyak dampak yang ditimbulkan akibat pemberlakuan Perbup 47 ini,” kata Ketua FMPL, Supriadi dalam surat bernomor 001A/SKLR/FMPL/019 perihal permohonan audiensi ke Bupati Tangerang.

Masalah yang ditimbulkan, antara lain banyaknya perusahaan jasa angkutan khusus tambang dan industri di wilayah Kecamatan Legok dan Kecamatan Pagedangan yang mengalami kerugian besar. Ini seiring pengiriman dari industri mengalami keterlambatan karena jadwal pengiriman dibatasi, hanya dari pukul 22.00 sampai 5.00 WIB.

“Terjadinya PHK massal pada karyawan atau buruh pada industri dan sopir angkutan umum, angkutan barang serta angkutan khusus tambang dan banyaknya anak yang putus sekolah karena penghasilan orangtuanya menurun drastis serta permasalahan lainnya,” jelas Supriadi.

FMPL berharap agar Bupati Tangerang dan instansi terkait lainnya dapat menerima surat untuk audensi ini dan berharap dapat memberikan win-win solution, baik kepada pemerintah dan masyarakat di Kecamatan Legok dan Pagedangan.

Diketahui, FMPL ini merupakan warga Kecamatan Pagedangan dna Legok yang berprofesi sebagai buruh pabrik, supir angkot, kuli pantek, kuli ganjur, usaha pangkalan batu, warung makan/ kopi, tambal ban dan lainnya. (mat)

Komentar Anda

comments