Kapolrestro Tangerang Jenguk Korban Selamat Tsunami Anyer

Palapanews.com Kapolres Metro Tangerang Kota didampingi Kapolsek Karawaci mengunjungi korban tsunami Anyer yang saat ini mendapat perawatan di RS. Sari Asih Karawaci, Kota Tangerang.

Korban yang mendapat perawatan adalah KH. Djuhdi Suminta yang merupakan Ketua MUI Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Dalam kunjungannya, Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan menyampaikan, turut berduka cita atas musibah yang menimpah KH. Djuhdi Suminta dan keluarga semoga lekas diberikan kesembuhan.

“Semoga Pak Kyai dan keluarga cepat sembuh ya, dan bisa beraktivitas kembali,” katanya.

Sebelumnya, duka mendalam mendera keluarga Mudrik Sudraja (31) di Kampung Karawaci Ilir RT03/RW 03 Karawaci, Kota Tangerang.

Bapak anak satu itu menjadi korban tsunami di Selat Sunda, Banten. Mudrik menjadi salah satu korban tsunami di Selat Sunda saat berlibur di salah satu Villa di Pantai Anyer, Pandeglang, Banten. Ketika itu Mudrik tengah berkumpul untuk menggelar arisan keluarga.

“Kami berangkat Sabtu, 22 Desember 2018, menuju Pantai Anyer, berkumpul sekaligus berlibur bersama keluarga besar,” ujar ayah Mudrik, Djuhdi Suminta di rumah duka, Minggu, 23 Desember 2018.

Djuhdi menjelaskan, dirinya bersama keluarga besarnya terseret ombak tsunami Selat Sunda saat berada di dalam villa. Namun naas bagi Mudrik, anak bungsu Juhdi merenggang nyawa dan ditemukan di bibir pantai.

“Saya juga mengalami luka robek di bagian kaki dan keluarga yang lain mengalami patah tulang,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Kecamatan Karawaci itu.

Mudrik diketahui sebagai pegawai Puskesmas Gembor, Periuk, Kota Tangerang. Korban meninggalkan istrinya bernama Anis (30) serta anaknya Rakhil (6)Hingga kini para tetangga dan kerabat Mudrik terus berdatangan ke rumah duka untuk mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya.(ydh)