Harkopda Tangsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

oleh
Sekda Muhamad membuka Harkopda tingkat Tangsel di Pamulang. Foto: Nad

Palapanews.com- Sedikitnya 192 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mengisi stan Pameran Peringatan Hari Koperasi Daerah (Harkopda) ke-71 di Ex Tomang-Tol, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kegiatan ini berlangsung mulai 11 hingga 14 Oktober 2018.

Dalam gelaran ini ada pula seminar koperasi dan wirausaha, talkshow oleh motivator nasional, festival kuliner unggulan, kreasi komunitas Tangsel, senam bersama maumere, hiburan artis hingga karnaval produk UKM sebagai wadah edukasi, literasi dan promosi.

Pelaksana Harkopda Tangsel yang juga Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Dahlia Nadeak menyampaikan berlangsungnya Harkopda ini sebagai rangkaian kegiatan Harkopnas dan juga menyambut datangnya HUT Kota Tangsel ke-10. Tema yang diambil, yakni Penguatan Koperasi Mendorong Ekonomi Daerah.

“Melalui peningkatan bimbingan teknis dalam rapat anggota tahunan yang telah berlangsung, diharapkan bisa menunjukan akuntabilitas agar rasa kepercayaan terhadap koperasi tersebut meningkat,” katanya saat Pembukaan Pembukaan Pameran Harkopda Tangsel, Kamis (11/10/2018).

Kemudian, dengan target 400 ribu masyarakat bisa menjadi anggota koperasi, dapat menjawab tantangan perkuatan koperasi untuk mendorong pertumbuhan daerah maupun ekonomi kerakyatan.

Kepala Dinkop dan Sekda Tangsel. Foto: Nad

“Kedua upaya ini untuk mewujudkan Tangsel menjadi Kota Koperasi sebagai solusi Seribu UKM (Serbuk), dimana para UKM dapat menyelesaikan segala permasalahan termasuk permodalan, pemasaran untuk meningkatkan kualitas,” beber dokter gigi ini.

Sementara Ketua Dekopinda Tangsel, Dudung E. Diredja menyampaikan acara ini diharapkan dapat menjawab tantangan dalam pertumbuhan ekonomi kerakyatan selama 3 hari agat dapat tumbuh dan bergerak.

“Ini sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi, bahwa potensi kerakyatan adalah potensi yang luar biasa. Saya harap event ini mampu meningkatkan transaksi hingga 2 kali lipat dibandingkan dari tahun lalu. Dari acara yang terselenggara juga terlihat apakah sudah dapat membina UKM dengan target Program Serbuk,” ungkap Dirut PT PITS ini.

Di lokasi yang sama, Sekretariat Daerah (Sekda) Muhamad mengatakan perekonomian rakyat masih perlu ditingkatkan. Terlebih Kota Tangsel masuk dalam daerah kota perdagangan dan jasa, sehingga UKM dinilai sangat potensial.

“UKM harus berkualitas dengan harga dan kemasan yang bagus, agar bisa laku di pasaran. Apalagi sebagai produk oleh-oleh Khas Tangsel bagi para tamu yang berkunjung, jadi tamu harus tahu kemana mau beli produknya,” jelasnya. (adv)

Komentar Anda

comments