302 Murid TPA se-Tangerang Manasik Haji di Serpong

oleh -
Murid TPA se-Tangerang praktek manasik haji di Serpong. Foto: Nad

Palapanews.com- TPA (Taman Pendidikan Al-qur’an) Masjid An Nahl The Icon BSD City, Serpong, Tangerang, menggelar manasik haji dengan tema “Dengan Manasik Haji Kita Tanamkan Nilai-nilai Perjuangan Nabi Ibrahim AS,” Sabtu (12/8) lalu.

Sejak pagi hari, 302 murid dari berbagai sekolah di Kabupaten Tangerang, Tangerang dan Tangsel semangat dengan mengenakan pakaian serba putih dengan mengumandangkan kalimat “Labbaikallahumma Labbaik, Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik, Innalhamda Wan Niā€™mata Laka Wal Mulk, Laa Syarikalak”.

Para murid, secara khidmat mengikuti tatanan menuanaikan ibadah haji, mulai dari wukuf, lempar jumrah dan yang lainnya.

Ketua Panitia Manasik Haji An Nahl, Faiqoh Faqih mengatakan kegiatan ini, akan dinilai juga cara murid membaca talbiyah serta kekompakan dalam melakukan manasik haji.

“Ini kali keempat kami menggelar manasik haji. Kegiatan manasik haji ini diikuti 28 kloter, dari 15 sekolah dengan total peserta sebanyak 302 murid. Kami juga akan menilai tiap kelompok kloter dari kekompkaan, membaca talbiyah, ketertiban. Nantinya akan merebutkan Piala bergilir serra dorprize dari yang disediakan dari para pendukung acara ini,” tutur Faiqoh.

Faiqoh juga menargetkan di tahun depan dengan jumlah manasik haji yang lebih besar dan tentunya akan diselenggarakan di tempat yang lebih besar

“Alhamdulillah, tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Semoga tahun depan target 1.500 bisa tercapai,” ucapnya.

Sedangkan Ketua Yayasan An Nahl, Ahmad Deni Daruri menjelaskan, dengan adanya piala bergilir yang disediakan oleh panitia bisa membuat anak-anak lebih termotivasi untuk mengetahui ibadah haji.

“Ya pastinya untuk menambah semangat mereka dalam menjalankan ibadah haji, meski ini hanya manasik haji. Saya harap, kedepan bisa menambah lagi murid-murid yang mengikuti manasik haji ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua DKM An Nahl, Abdul Malik dengan adanya manasik haji ini dapat meningkatkan pendidikan karakter serta pengetahuan tatanan manasik haji seperti apa.

“Ini dilakukan untuk mengingat bahwa pendidikan karakter itu penting. Maka dari itu, dimulai dari sejak dini. Kita kenalkan ibadah haji itu seperti apa, bagaimana tahapan tahapannya seperti apa, doanya seperti apa,” jelasnya. (nad)

Komentar Anda

comments