Seleksi Direksi BPR Syariah Tangsel Harus Bebas Intervensi

oleh -
Ilustrasi.

Palapanews.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memantau proses seleksi direksi Bank Perkreditan Syariah (BPR) yang digelar PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS). Proses seleksi harus bebas dari intervensi.

“Kami berharap harus bebas intervensi, harus benar-benar independen. Agar yang terpilih adalah mereka yang sesuai dengan keilmuannya dan memiliki kualitas yang sangat baik. Agar perbankan ini sehat,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, M Saleh Asnawi.

Selain bebas intervensi, menurutnya proses tim seleksi harus betul-betul selektif. Karena pengelolaan perbankan ini harus dikelola oleh orang berpengalaman agar BPR Syariah nantinya bisa memberikan keuntungan bagi pemerintah.

“Tentunya kami berharap sangat selektif proses pemilihan dewan direksi ini, karena yang dikelola adalah sistem perbankan. Sehingga memang perlu orang yang memiliki keahlian khusus di bidang perbankan, terutama di perbankan syariah,” kata politisi Partai Hanura ini.

Diketahui, saat ini PT PITS sedang melakukan rekrutment direksi untuk mengisi posisi dewan direksi, dewan komisaris dan dewan pengawas. Pengumuman rekrutment pada portal ptpits.co.id, 23 pelamar dinyatakan lolos pada 14 Februari 2018 silam. (jok)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.