Dinkop & UKM Tangsel Gencarkan Program Serbuk

oleh -
Sejumlah produk UKM asli Kota Tangsel. (dok)

Palapanews.com- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop-UKM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menggencarkan program Satu Koperasi Seribu UKM (Serbuk) melalui digitalisasi sistem simpan pinjam. Program ini dilakukan untuk menciptakan koperasi yang sehat, berkualitas dan berdaya saing.

“Program Seribu UKM ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan UKM seperti permodalan, peningkatan kualitas serta promosi dan management,” kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Dahlia Nadeak kepada Palapanews, Selasa (27/2/2018).

Dengan adanya sistem berbasis aplikasi ini, ia berharap UKM atau anggota koperasi yang ada di Kota Tangerang Selatan bisa melihat transparansi dari koperasi melalui smartphone. Seperti jumlah simpanan, kinerja dan kegiatan-kegiatan apa saja yang dijalankan.

Selain mengatasi masalah permodalan, digitalisasi sistem simpan pinjam ini juga mudah diakses hanya dalam satu genggaman. Sehingga penerapan teknologi yang semakin maju, juga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap anggota-anggota yang ada.

Plt Kepala Dinkop UKM, Dahlia Nadeak.

“Adanya transparansi, anggota yang membutuhkan modal usaha bisa mengajukan mendapatkan pinjaman bergulir, juga dapat mengetahui margin yang akan kembali menjadi Sisa Hasil Usaha (SHU). Ini kita dorong sehingga pemberdayaan terkait pendapatan bisa terwujud,” Dahlia Nadeak menambahkan.

Membeli produk ke sesama anggota pun, menurut dia, bisa juga meningkatkan kualitas (quality control) untuk membangun gotong royong sebagai masukan dan input yang baik bagi suatu koperasi serta selesainya marketing pemasaran.

“Sudah sebanyak 100 dari 517 koperasi yang diajarkan dan dilatih menerapkan aplikasi digitalisasi koperasi tentang sistem simpan pinjam. Kemudian, langsung dipraktekkan dan kami evaluasi lebih lanjut. Dengan harapan seluruh anggota agar bisa mengakses dan mengetahui simpanannya,” jelas Dahlia.

Evaluasi yang dilakukan secara berkala, diakuinya juga sebagai upaya agar dapat mendongkrak omzet serta memberikan kontribusi yang baik bagi pendapatan pajak Kota perdagangan dan jasa ini. (ADV)

Komentar Anda

comments