1,57 Juta Bidang Tanah di Banten Belum Bersertifikat

oleh -
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.

Palapanews.com- Sedikitnya 1.570.000 bidang tanah di Provinsi Banten belum bersertifikat. Kondisi ini menjadi perhatian lantaran tanah yang belum bersertifikat rawan terjadi sengketa.

“Ini menjadi perhatian,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil saat seremoni pemberian 10.100 sertifikat hak tanah kepada warga se-Tangerang Raya di Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (11/10/2017).

Di Provinsi Banten, diakui Sofyan Djalil terdapat 3.400.000 bidang lahan. Lahan yang belum bersertifikat, diakuinya mencapai 1.570.000 bidang.

“Ini tersebar di seluruh kota/kabupaten di Provinsi Banten,” kata Sofyan Djalil.

Seperti di Kota Tangsel, menurutnya ada 141.000 bidang lahan yang belum bersertifikat. Sedangkan di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, diakuinya jumlahnya lebih banyak.

“Untuk Kota Tangsel, target tahun depan terselesaikan. Semua lahan sudah sertifikat. Sedangkan di Kota dan Kabupaten Tangerang dilakukan bertahap,” tandasnya.

Pada 2018 mendatang, menurutnya paling sedikit akan ada 600.000 bidang lahan di Provinsi Banten yang disertifikatkan.

“Makanya, kami juga minta masyarakat yang lahannya belum sertifikat untuk membantu kami membuat patok lahan masing-masing. Ini untuk mempermudah pengukuran,” tandasnya.(one)

Komentar Anda

comments