Seluruh Izin Usaha di Kota Tangerang Bakal Berbasis Online

oleh -
Kepala BPMPTSP Kota Tangerang Karsidi (tengah). (pp)
Kepala BPMPTSP Kota Tangerang Karsidi (tengah). (pp)

Palapanews.com- Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Tangerang terus berupaya melakukan inovasi pelayanan untuk mempermudah masyarakat dalam pembuatan izin usaha. Setelah membuat pelayanan online untuk Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), BPMTSP akan menambah 18 jenis perizinan lainnya.

Kepala BPMPTSP Karsidi mengatakan, 18 izin tersebut akan bisa diakses secara online oleh masyarakat pada 1 Januari 2017 melalui smartphone android atau web. Dengan demikian, total ada 20 jenis izin usaha yang dapat dengan mudah dibuat tanpa perlu datang ke kantor BPMPTSP.

Adapun ke-18 jenis izin tersebut diantaranya Izin Praktik Dokter Mandiri, Izin Bidan Mandiri, Surat Izin Praktik Apoteker, Izin Praktik Dokter Hewan, Izin Klinik, Izin Apotek, Izin Toko Obat, Izin Optik, Izin Laboratorium Kesehatan, Izin Produksi Pangan Indrustri Rumah Tangga, Izin Pendirian Sekolah, Izin Pendirian Kursus, Izin Pembuangan Air Limbah, Izin Memperkerjakan Tenaga Asing, Surat Izin Usaha Jasa Kontruksi, Tanda Daftar Gudang, Izin Usaha Pusat Perbelanjaan, Surat Izin Praktik Paramedis Veteriner.

“Sistem online ini bermanfaat untuk memangkas birokrasi yang ada di Pemkot Tangerang. Diharapkan dengan kemudahan ini dapat meningkatkan investasi baik dalam negeri maupun asing sehingga berdampak baik kepada Pendapatan Asli Daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang terutama terserapnya tenaga kerja lokal,” katanya, Kamis (22/12/2016) kemarin.

Karsidi menambahkan, dari 20 izin tersebut, dua diantaranya yakni izin SIUP dan TDP bisa langsung dikirim ke rumah pemohon. Dalam pengiriman SK izin ini, BPMPTSP bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Jika sistem pengiriman langsung ke rumah ini berjalan lancar, sistem ini juga akan diterapkan untuk 18 izin lainnya pada 2017.

“Jadi selain bisa mendaftar izin secara online, SK izin juga diantar ke lokasi pemohon. Benar-benar mudah, tidak perlu bolak-balik ke BPMPTSP, tinggal duduk manis di rumah atau kantor,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Karisdi, sistem online akan juga akan diterpakan pada mobil perizinan keliling. Untuk tahap awal, yang bisa dilayani hanya SIUP dan TDP. Nantinya tiga unit mobil yang sudah ada ini akan melayani masyarakat di wilayah barat, timur dan tengan di Kota Tangerang.

“Ini pelayanan jemput bola. Jadi bagi masyarakat yang belum tahu cara mendaftar izin online akan dibantu. Memang tahap awal baru melayani SIUP dan TDP karena izin ini yang paling banyak diajukan masyarakat, yakni sekitar 7000 pemohon per tahun, atau sekitar 35-40 persen dari total perizinan yang dilayani di BPMPTSP. Untuk perizinan online saja sejak awal dibuka sudah 2500 pemohon,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Penanaman Modal (BPMTSP) Kota Tangerang Encep Muharam mengatakan, realisasi investasi dari Januari hingga November 2016 berdasarkan izin usaha untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) mencapai RP6,82 triliun dengan jumlah proyek sebanyak 80 proyek.  Serapan tenaga kerja dari PMDN dan PMA ini sebanyak 10.136 warga negara Indonesia dan 70 warga negara Asing.

“Investasi paling banyak berasal dari sektor Industri seperti  tekstil, sepatu, kulit dan lain. Ada juga jasa perdagangan, perhotelan dan restoran,” katanya. (pp)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.