Palapanews.com- Sebanyak 1.055 siswa SMPN 6 Kota Tangerang mengikuti edukasi dan simulasi kebencanaan melalui program Sekolah Aman Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan Sosialisasi, Informasi dan Edukasi (SIE) Rawan Bencana tersebut tidak hanya memberikan pemahaman dasar mengenai kebencanaan, tetapi juga membekali siswa dengan praktik evakuasi mandiri saat menghadapi kondisi darurat.
Dalam simulasi, siswa diperkenalkan dengan langkah-langkah penyelamatan diri, jalur evakuasi hingga titik kumpul yang aman.
Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah penting untuk membangun kesiapsiagaan sejak dini.
Menurutnya, warga sekolah perlu memahami langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi sehingga tidak panik dan dapat melakukan evakuasi secara tepat.
“Melalui program Sekolah Aman Bencana ini, kami ingin memastikan para siswa dan tenaga pendidik tidak panik saat menghadapi situasi darurat. Edukasi dasar kebencanaan dan simulasi evakuasi ini penting agar mereka memahami jalur evakuasi, titik kumpul aman, serta langkah-langkah penyelamatan diri yang benar,” ujar Mahdiar.
Ia mengatakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dibawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
BPBD Kota Tangerang berencana memperluas program Sekolah Aman Bencana ke sekolah-sekolah lainnya di wilayah Kota Tangerang.
Menurut Mahdiar, edukasi dan simulasi kebencanaan secara berkala diperlukan untuk membangun lingkungan pendidikan yang lebih siap menghadapi potensi bencana. (ydh)
