Ini Kata Airin Soal Penggrebekan Teroris di Tangsel

oleh -

Palapanews.com- Penyergapan pelaku diduga teroris di Kampung Curug, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) oleh Densus 88 banyak menyita perhatian masyarakat sekitar, termasuk Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany juga meninjau lokasi penyergapan teroris tersebut, Rabu (21/12).

Airin mengatakan, aksi teroris yang beberapa kali terjadi di Tangsel memang membuat resah masyarakat, apalagi aksi yang tidak benar ini juga dapat mencoreng nama baik Kota Tangsel yang memiliki motto ‘Religius’. Meski demikian, Airin mengakui, teroris yang disergap beberapa kali di Tangsel harus menjadi pembelajaran bahwa setiap elemen masyarakat juga harus waspada.

“Saya bilang bahwa ini menjadi pelajaran dan pembelajaran bahwa kita tidak boleh berhenti dan terus waspada dan enggak boleh lengah, berarti 24 jam,” ujar Airin.

Baginya, meski langkah-langkah upaya pencegahan dari pemerintah kota maupun aparat kepolisian dan TNI kerap dilakukan, Airin juga meminta setiap individu masyarakat Tangsel juga harus terlibat dalam menjaga keamanan dari teror.

“Solusinya, kita harus tetap waspada bagaimana agar masyaratakat, RT, RW, jajaran tingkat kelurahan, kecamatan maupun jajaran tingkat kota dapat melakukan peningkatan komunikasi dan waspada. Dan apabila menemukan hal mencurigakan segera melaporkan,” tegasnya.

Sementara di tempat terpisah, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie yang mengetahui kejadian tersebut, kedepannya, kegiatan keamanan dari warga akan ditingkatkan.

“Dengan kejadian ini akan kami tingkatkan lagi mekanisme dan kualitas siskamling,” katanya.

Selain itu, kata Bang Ben (sapaan Benyamin Davnie) akan menerapkan sistem informasi berbasis IT, dimana penyewa rumah kos-kosan bisa terpantau secara sistematik oleh pemerintah.

Perlu diketahui, dalam penyergapan tersebut, Densus 88 berhasil melumpuhkan 3 pelaku teroris hingga tewas yakni Om atau AR, IR, H dan 1 pelaku teroris berhasil diamankan yakni AD. Mereka pun tergabung dalam kelompok yang mengatasnamakan GRD (Gigih Rahmat Dewa) dan berencana akan mengincar salah satu Pos Polisi di Wilayah Serpong dengan bom rakitannya.(nad)

Komentar Anda

comments