Proses Seleksi Sekda Tangsel Lambat

oleh -
(kiri-kanan) Muhamad, Dadang Sofyan dan Sukanta usai mendapat bimbingan dari Tim Pansel Sekda Tangsel. (dok)
(kiri-kanan) Muhamad, Dadang Sofyan dan Sukanta usai mendapat bimbingan dari Tim Pansel Sekda Tangsel. (dok)

Palapanews.com- Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai berjalan lambat. Padahal, posisi Sekda definitif sangat dibutuhkan jelang pemberlakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru pada 2017 mendatang.

“Saya bingung, ini terlalu lama. Padahal semua tes sudah dilewati. Harusnya kita (Tangsel) sudah punya Sekda definitif,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, Rizki Jonis.

Jika dilihat dari tahapan seleksi calon Sekda Kota Tangsel, ia menilai mestinya sudah bisa ditetapkan siapa pejabat yang akan menjadi Sekda definitif.

“Kalau kita lihat tahapan Pansel semestinya sudah ada definitf, karena prosesnya sudah berjalan sejak lama,” kata politikus Partai Demokrat ini.

Untuk diketahui, proses Seleksi Sekda Kota Tangsel sudah dimulai sejak 20 September lalu. Panitia Seleksi Calon Sekda membuka pendaftaran pada rentang waktu 20 September sampai 11 Oktober 2016. Ada tujuh pejabat yang mendaftar.

Lalu, pada 13 Oktober 2016 tim Pansel Sekda mengumumkan tiga pejabat yang dinyatakan lolos secara administrasi. Mereka adalah Dadang Sofyan, Sukanta dan Muhamad.

Tiga calon Sekda ini kemudian mengikuti rangkaian tes selanjutnya, yakni tes kesehatan pada 17 Oktober 2016. Ketiganya dinyatakan cakap dan layak dalam hal kesehatan melalui pengumuman rekomendasi kesehatan dari tim RSU Kota Tangsel pada 20 Oktober 2016.

Setelah itu, ketiga pejabat itu mengikuti seleksi tahapan akhir pada 22 November 2016, yakni psikotes. Setelah tahapan itu rampung, hingga kini belum ada pengumuman lanjutan. (one)

Komentar Anda

comments