2 Bus PO Kramat Djati tak Layak Jalan

oleh -
Petugas melakukan penilangan bus milik PO Kramat Djati. (man)

PalapaNews.com – Angkutan Lebaran bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Pool Bus Kramat Djati, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diuji kelayakan petugas Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat, Senin (27/6/2016).

“Ada dua unit bus yang tidak layak jalan. Bus yang pertama kaca depan bus yang retak serta ban yang tidak memenuhi standar. Ini tentunya melanggar Pasal 286 UU Nomor 22 Tahun 2009,” ujar salah satu penyidik PPNS Dishub Tangsel, Fiqa Permana.

Bus tersebut, menurutnya juga menyalahi kartu pengawasan yang seharusnya trayek Pulo Gadung-Pemalang, tetapi bus malah mengambil penumpang dari Tangsel. Petugas Dishubkominfo langsung melakukan penilangan.

Sementara bus kedua pun ditilang karena tidak memiliki izin trayek. Karena pada awalnya bus yang kedua ini adalah bus pariwisata dan Perusahaan Otobus tidak memilik izin trayek untuk bus yang kedua.

Kepala Bagian Humas dan Komunikasi Badan Pengelola Transpotasi Jakarta kementrian perhubungan, Binari Sinurat juga mengatakan pengelola bus sudah ditegur untuk segera mengurus surat-surat izin serta memperbaiki bus yang tidak layak jalan ini agar bisa dipergunakan untuk mudik dan tidak membahayakan penumpang.

Hal ini menurutnya sesuai dengan perintah dari menteri Perhubungan untuk melakukan persyaratan minimum sarana angkutan lebaran, dimana ada tujuh persyaratan yakni sistem penerangan berfungsi baik, speedometer berfungsi baik, Sistem pengereman berfungsi baik, sabuk pengaman tersedia baik, ban depan bukan vulkanisir dan tidak gundul, wiper kaca berfungsi baik serta kaca depan tidak pecah.

Untuk bus Kramat Djati lainnya tambah Binari akan diperiksa kembali secara bertahap karena bus juga sudah ada yang berangkat. Untuk itu kami minta kepada pengelola agar bisa memperbaiki bus agar layak jalan.

“Kami akan memeriksa kelayakan bus di semua terminal kelas A dan pool bus yang besar dari tanggal 24 juni 2016 sampai dengan 17 juli 2016 karena kami berharap untuk angkutan mudik tahun 2016 ini zero accident,” tambahnya.

Sementara kepala operasional divisi bus malam PO Kramat Djati Dadang Suhaya mengatakan secepatnya akan melakukan perbaikan, agar bus bisa digunakan saat mudik lebaran dan dirinya juga akan menyampaikan ke pimpinan tentang adanya temuan ini. (man)

Komentar Anda

comments