Siswa Studienkolleg Indonesia Sekolah Gratis di Jerman

oleh -
Foto bersama usai wisuda angkatan ke-25 di Deutsche Internationale Schule (DIS) BSD. (man)
Foto bersama usai wisuda angkatan ke-25 di Deutsche Internationale Schule (DIS) BSD. (man)
Foto bersama usai wisuda angkatan ke-25 di Deutsche Internationale Schule (DIS) BSD. (man)

Tangsel, PalapaNews.com – Stephanie Kartika Kosasih, siswi asal SMA St.Louis 1 Surabaya, berhasil menyelesaikan Studienkolleg Indonesia angkatan ke-25. Pelajar Indonesia ini berhak mendapat beasiswa untuk mengikuti program studi Teknik di Jerman dari Deutscher Akademischer Austauschdienst/Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD).

Dr Ekkehard Zeeb, Direktur Studienkolleg mengatakan, Jerman merupakan salah satu negara yang paling banyak pelajar Indonesia, dimana ada sekitar 3600 siswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan di Jerman.

“Beasiswa diberikan selama maksimal lima tahun, tetapi dalam hal-hal tertentu beasiswa dapat diperpanjang untuk melanjutkan studi ke tingkat Master (S-2), bahkan hingga tingkat Doktoral (S-3),” ucapnya saat menghadiri wisuda angkatan ke-25 di Deutsche Internationale Schule (DIS), BSD, Rabu (14/6/2016) lalu.

DAAD yang biasanya hanya menangani mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan jenjang Master (S-2), dalam rangka program Sekolah Jerman di Luar Negeri, dapat memberikan beasiswa kepada lulusan terbaik Studienkolleg Indonesia maupun kepada lulusan terbaik (Abitur) di DIS.

Seperti diketahui, program ini terlaksana atas kerjasama Studienkolleg Indonesia dengan Universitas Leibniz Hannover dan dibiayai oleh Yayasan Indonesia – Jerman.

Sejak tahun 2003, Studienkolleg Indonesia mempersiapkan siswa-siswi lulusan SMA untuk dapat melanjutkan studi di Jerman. Di bawah tanggung jawab Yayasan Indonesia-Jerman, Studienkolleg Indonesia merupakan hasil kerjasama antara Studienkolleg Niedersachsen Universitas Hannover (NiedersTMchsisches Studienkolleg der UniversitTMt Hannover) dan Sekolah Internasional Jerman (Deutsche Internationale Schule / DIS).

“Kami satu-satunya “college” Jerman di dunia yang mempersiapkan, melatih dan menguji calon mahasiswa asing sebelum mereka berangkat ke Jerman. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa Indonesia masuk ke beberapa Universitas terbaik di jantung Eropa,” jelasnya. (man)

Komentar Anda

comments