Rencana Pembuatan Akses ke Puri Canary Diprotes Warga

oleh -
Warga Pondok Safari Indah unjuk rasa meminta akses ke Cluster Puri Canary dibatalkan. (man)
Warga Pondok Safari Indah unjuk rasa meminta akses ke Cluster Puri Canary dibatalkan. (man)
Warga Pondok Safari Indah unjuk rasa meminta akses ke Cluster Puri Canary dibatalkan. (man)

Tangsel, PalapaNews.com – Warga Perumahan Pondok Safari Indah RT 02/RW 15 Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) protes kawasan perumahan tersebut dijadikan akses masuk Cluster Puri Canary.

Aksi unjuk rasa ini dipicu lantaran penggunaan kawasan Perumahan Pondok Safari Indah oleh pengembang Puri Canary, PT Irna Citra Gemilang, tak mendapat persetujuan dari sebagian warga Pondok Safari Indah.

“Belum mendapat persetujuan warga RT 02/RW 15. Maka itu kami unjuk rasa karena wilayah yang dijadikan akses Puri Canary merupakan kawasan RT 02/RW 15. Sementara izin lingkungan datang dari RT 03/RW 15,” kata salah seorang warga, Hasan.

Meski izin lingkungan dipersalahkan, kata dia, Lurah Jurang Mangu Barat tetap mengeluarkan surat rekomendasi no 470/210-Kel.Jur.Bar tanggal 20 April 2016 yang ditandangani Lurah Jurang Mangu Barat. Dalam surat itu, berisi rencana pembongkaran dinding tembok jembatan akses ke perumahan Puri Canary.

“Setalah diteliti oleh warga, keluarnya surat dari lurah karena adanya surat izin Lingkungan dari RT 03 diketahui RW 15 dan Lurah Jurang Mangu Barat. Ini Salah, kan lokasinya di RT kami (RT 2/RW 15)” bebernya.

Melalui aksi itu, warga meminta rencana pembongkaran tembok yang akan digunakan akses ke perumahan Puri Canary dibatalkan. “Warga tidak mengizinkan, maka harus dibatalkan,” kata dia.

Warga Pondok Safari lainnya, Alexander Marwata menilai awal masalah tersebut muncul lantaran pengembang cluster Puri Canary akan membuka akses masuk yang melintasi Perumahan Pondok Safari Indah.

“Lokasi tepatnya di lingkungan warga RT 02/RW 15, sementara dalam perjanjian penyerahan fasos fasum yang seharusnya mendapatkan izin dari warga, ternyata tidak ada,” tandasnya. (man)

Komentar Anda

comments