Pemkot Tangsel Kesulitan Rawat Aplikasi Layanan Digital

oleh -
Walikota Tangsel saat meluncurkan layanan SIMPUS milik Dinas Kesehatan. (dok)
Walikota Tangsel saat meluncurkan layanan SIMPUS milik Dinas Kesehatan. (dok)
Walikota Tangsel saat meluncurkan layanan SIMPUS milik Dinas Kesehatan. (dok)

Tangsel, PalapaNews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kesulitan merawat aplikasi digital pelayanan masyarakat milik SKPD yang telah diluncurkan. Padahal anggaran pembuatan aplikasi itu mencapai ratusan juta rupiah.

Seperti aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang menghabiskan anggaran hingga Rp800 juta pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel dan Rumah Sakit Umum Kota Tangsel Rp700 juta.

Anggaran sebesar itu habis digunakan hanya untuk membayar pihak ketiga yang membuat aplikasi pelayanan tersebut. Sementara untuk perawatan, belum termasuk.

“Pemkot Tangsel mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membuat aplikasi itu. Bahkan hingga mencapai ratusan juta. Ini yang menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), soal sistem teknologi pelayanan yang sudah dibuat,” ujar Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany.

Terkendalanya perawatan aplikasi yang sudah dibuat itu, menurutnya disebabkan lantaran aplikasi itu hasil karya pihak ketiga. Ketika melakukan perbaikan atau perawatan, harus kembali mengeluarkan biaya. (one)

Komentar Anda

comments