Rawan DBD, Warga Minta Dinkes Tangsel Responsif

oleh -
Perwakilan PT Indah Kiat memberikan bantuan tong kepada warga Kelurahan Pakulonan. (kie)
Perwakilan PT Indah Kiat memberikan bantuan tong kepada warga Kelurahan Pakulonan. (kie)
Perwakilan PT Indah Kiat memberikan bantuan tong kepada warga Kelurahan Pakulonan. (kie)

Tangsel, PalapaNews — Warga RT 03/RW 01 Kampung Baru Utara, Kelurahan Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel) meminta Dinas Kesehatan setempat responsif. Ini terkait banyaknya pasien penderita DBD di wilayah tersebut.

“Beberapa waktu lalu ada 12 warga yang terjangkit penyakit DBD,” kata Ketua RT 03/RW 01 Kampung Baru Utara, Sahid saat sosialisasi penanganan DBD di Aula Kantor Kelurahan Pakulonan, Kamis (17/3/2016).

Ia menilai, kawasan Kampung Baru Utara rawan penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk DBD itu. Maka itu, kata dia, warga mendesak Dinas Kesehatan untuk aktif dan turun ke warga memberikan upaya pencegahan.

Menurutnya, warga menginginkan wilayah mereka bebeas dari DBD. Untuk itu, mereka meminta peran Puskesmas untuk aktif mengingatkan warga akan pentingnya kebersihan lingkungan. “Wilayah kita juga pernah difogging dari PT Indah Kiat,” ucapnya.

Menanggapi itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangsel Khaerati meminta kader juru pemantau jentik (Jumantik) maupun kader kesehatan di tingkat RT harus rajin melakukan komunikasi dengan warga. Salah satunya, kerja bakti bersih-bersih lingkungan supaya nyamuk berkurang.

“Koordinasi dengan bin awilayah dan puskemas setempat jika memang ada indikasi atau potensi DBD. Jangan sampai sudah ada korban baru dilakukan dan dilaporkan,” terangnya. (kie)

Komentar Anda

comments