Pengusaha di Tangsel Harus Punya Legalitas

oleh -
Sosialisasi Wajib Daftar Perusahaan yang digelar Disperindag Kota Tangsel. (dok)

PalapaNews.com- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan sosialisasi Wajib Daftar Perusahaan (WDP) kepada 60 pengusaha di wilayah Kecamatan Serpong dan Setu di Kampung Anggrek, Serpong, Tangsel, Kamis (10/3/2016).

“Kegiatan sosialisasi ini sifatnya rutin setiap tahun dilaksanakan. Dan ini merupakan kewajiban kami melakukan pembinaan kepada pengusaha agar mereka mau memiliki legalitas perusahaanya,” ungkap Sekertaris Disperindag Tangsel Malik Kuswari.

Pengusaha yang memiliki modal diatas Rp50 juta, menurutnya wajib memiliki SKDU, TDP, SIUP dan izin lainnya untuk monitoring Disperindag terhadap pengusaha di Tangsel.

“Kita harus menentukan besaran perusahaan seperti apa, yang mengarah kepada pajaknya seberapa besar. Selain itu juga kita bisa monitor lokasi kantor dan barangnya dimana saja,” jelas Malik.

Makanya kata Malik, setiap tahun sosialisasi ini harus dilaksanakan kepada pengusaha yang ada di Tangsel. Sifatnya bergelombang secara bergantian di setiap kecamatan.

“Diharapkan dengan sadarnya mereka memiliki izin legalitas perusahaan, mereka mau menyampaikan kepada rekan-rekannya untuk juga mendaftarkan perusahaannya,” papar Malik.

Menurutnya, banyak manfaat yang bisa didapat ketika perusahaan memiliki legalitas. Misalnya perusahaan tersebut diakui oleh pemerintah, bisa mengagunkan ke bank untuk penambahan modal, juga kemudahan lainnya dalam melakukan bisnis.

“Jika mereka memenuhi persyaratan namun tidak mendaftarkan perusahaanya maka akan dikenakan denda. Makanya ini menjadi kewajiban dari pengusaha agar tidak dikenakan sanksi,” paparnya.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan Perizinan BP2T Tangsel, Herman Susilo mengatakan bahwa perizinan TDP dan SIUP kini sudah lebih mudah yakni menggunakan sistem online.

“Hanya tinggal mengisi data dan melengkapi persyaratan pengajuan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja secara online. Kalau pun belum mengerti kami menyediakan komputer dan perangkat lainnya di kantor yang bisa dibimbing,” ungkap Herman. (man)

Komentar Anda

comments