Pelaku Industri di Kota Tangerang Diajak Bersihkan Kali Sabi

oleh -
Walikota Tangerang memberikan bingkisan dalam kegiatan Bebersih Kali Sabi. (ist)
Walikota Tangerang memberikan bingkisan dalam kegiatan Bebersih Kali Sabi. (ist)
Walikota Tangerang memberikan bingkisan dalam kegiatan Bebersih Kali Sabi. (ist)

Tangerang, PalapaNews — Pemkot Tangerang terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan kota. Seperti yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat yang merangkul pihak industri untuk melakukan pemulihan kualitas lingkungan.

Kegiatan yang dirangkum dalam Gerakan Bebersih Kali Sabi (Geber Kali Sabi) tersebut telah berhasil menarik 40 industri yang berada di daerah pengaliran Kali Sabi untuk terlibat dalam kegiatan pemulihan lingkungan sekitar daerah aliran kali Sabi.

Dalam kesempatan tersebut para pelaku industri diajak untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan di sekitar pabrik melalui gerakan nyata tanam pohon dan juga bebersih bantaran kali Sabi.

Walikota Arief R Wismansyah yang hadir pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa agar gerakan pemulihan lingkungan di sekitar industri tidak hanya dilaksanakan oleh pelaku industri di seputaran Kali Sabi.

“Ini harus menjadi komitmen bukan hanya industri di sekitar Kali Sabi tapi semua industri di Kota Tangerang. Temen-temen industri bisa ikut program hutan industri dan pengolahan sampah di wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Aki yang dilakukan para pelaku industri di sekitar Kali Sabi, menurutnya harus bisa memotivasi komponen masyarakat lain terkait peran sertanya dalam mewujudkan kota Tangerang yang layak huni.

“Gerakan ini harus diikuti oleh gerakan budaya masyarakat, dimana budaya bersih bukan hanya ketika berada di tempat kerja namun juga harus bisa dipraktekkan di lingkungan rumah masing-masing,” terangnya.

Wali kota juga meminta kepada para pelaku industri untuk bisa berkomitmen dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau.

“Ini memang agak memaksa, tapi saya pingin semua kawasan industri bisa menjadi kawasan industri yang berwawasan lingkungan. Seperti halnya sekolah yang harus menerapkan kurikulum sekolah adiwiyata,” tukasnya. (nai)

Komentar Anda

comments