Polda Metro Sita Pemancar Jaringan Cyber Crime di Bintaro

oleh -
Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya saat menyita modem dari ruko di kawasan Bintaro. (man)
Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya saat menyita modem dari ruko di kawasan Bintaro. (man)
Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya saat menyita modem dari ruko di kawasan Bintaro. (man)

Tangsel, PalapaNews — Unit 4 Subdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah dan menyegel dua ruko di kawasan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (18/2/2016).

Berdasarkan pantauan PalapaNews.com di lokasi, dua ruko tersebut yakni Ruko Gracia Boulevard Blok GC 06 dan Ruko Fiera Blok C No.2 Graha Raya Bintaro.

Di lokasi, empat personel Cyber Crime menyita alat elektronik seperti modem dan Voice over Internet Protocol (VOIP) milik komplotan Cyber Fraud Warga Negara China-Taiwan. Modem itu digunakan untuk melakukan tindak kejahatan melalui pancaran jaringan internet yang terdapat di ruko tersebut.

“Pancaran jaringan internet dari sini dilempar lagi ke Surabaya, dari Surabaya ke Negara Cina-Taiwan melalui komunikasi VOIP, yakni teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung,” ujar Iptu Sammy Waskita Wiyata selaku Panit Cyber Crime Reskrimsus Polda Metro Jaya di TKP.

Menurutnya, pemasangan jaringan internet ini bertujuan agar pihak kepolisian sulit melacak keberadaan para pelaku, sehingga menggunakan pemancar dari Indonesia.

Jadi modusnya adalah penipuan WN China-Taiwan yang mengaku sebagai pejabat di daerahnya dan menghubungi korban yang memiliki masalah dengan rekeningnya.

“Contohnya, menghubungi korban (melalui VOIP) yang  memiliki rekening bermasalah. Kemudian, menawarkan melanjutkan tanpa masalah dengan transfer uang dengan nominal yang pelaku tentukan,” jelasnya.

Diketahui, penyitaan alat-alat ini berkaitan dengan penangkapan 7 WNA dan 4 WNI yang ditangkap di Bekasi dan Surabaya beberapa waktu lalu melalui laporan Kepolisian Taiwan ke Polda Metro Jaya dan setelah dikembangkan, diketahui lokasi kedua VOIP berada di wilayah Graha Raya Bintaro, Kota Tangsel.

Baca : Selain Jual Minyak Kadaluarsa, LotteMart Serpong Juga tak Berizin

“Dalam satu bulan komplotan cyber crime ini bisa menghasilkan keuntungan sekitar Rp2 miliar,” imbuhnya.

Banyak keuntungan yang dapat diambil diantaranya adalah dari segi biaya jelas lebih murah dari tarif telepon tradisional, karena jaringan IP bersifat global, sehingga untuk hubungan Internasional dapat ditekan hingga 70 persen. (man)

Komentar Anda

comments