39 Finalis Puteri Indonesia 2016 Membatik di Pendopo Living World

oleh -
Finalis Puteri Indonesia pamer hasil karya batik mereka. (bud)
Finalis Puteri Indonesia pamer hasil karya batik mereka. (bud)
Finalis Puteri Indonesia pamer hasil karya batik mereka. (bud)

PalapaNews- Sebanyak 39 finalis Puteri Indonesia 2016 kembali ditantang untuk berkreasi melalui keteramplian tangan mereka memainkan canting membentuk motif batik pada kunjungan perkenalan para finalis Puteri Indonesia 2016 di Galeri Pendopo Mal Living World,  Alam Sutera Serpong, Minggu (14/2/2016).

Wanita cantik perwakilan dari berbagai daerah di nusantara itu ternyata tidak menemui kesulitan yang berarti saat menerima tantangan untuk membatik. Meskipun harus duduk sambil mengisi canting dengan “malam” yang dipanaskan di atas tungku api dan menggoreskan cantingnya di sehelai bahan kain batik polos.

Salah satunya Belda Amelia, finalis Puteri Indonesia 2016 asal Kota Tangerang Selatan yang mewakili Provinsi Banten, dia terlihat begitu antusias dan dengan asyiknya menggoreskan canting berulang-ulang untuk menyelesaikan desain motif batik yang disiapkan pihak panitia. Sesekali Belda melepas senyum sambil melirik kepada finalis di sebelahnya yang juga dengan serius memainkan cantingnya.

“Ajang pemilihan Puteri Indonesia 2016 akan segera digelar 19 Februari 2016. Kontes pemilihan Puteri Indonesia ke-20 ini, akan menghadirkan 39 finalis karena itu untuk lebih memperkenalkan para finalis kepada public, Pendopo Living World Alam Sutera  menyambut kunjungan mereka. Pendopo yang merupakan rumah batik dan kerajinan Indonesia berharap dengan kunjungan ini, dapat memperkenalkan budaya bangsa Indonesia terutama Batik,” ungkap Nana Puspa Dewi, Corporate Marketing Director Kawan Lama Grup.

Usai menyelesaikan tantangan membatik, para finalis Puteri Indonesia itu mendapatkan reward berupa voucher belanja di Pendopo. Tentu saja wajah mereka nampak sumringah dan mereka pun bergegas menuju lokasi deretan koleksi busana batik untuk memilih busana yang disukainya. Termasuk memilih aneka koleksi asesoris perhiasan tradisional juga beragam camilan tradisional yang ada di sana.

“Pendopo sebagai Rumah Batik dan Kerajinan Indonesia berusaha untuk terus konsisten menjaga warisan budaya Indonesia melalui berbagai event untuk memperkenalkan lebih luas produk-produk khas Indonesia karya anak bangsa,” kata Nana Puspa Dewi menegaskan. (bud)

Komentar Anda

comments