Petugas Kecele, Razia Lokalisasi Dadap Diduga Bocor

oleh -
Petugas saat razia di salah satu cafe kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang. (nai)
Petugas saat razia di salah satu cafe kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang. (nai)
Petugas saat razia di salah satu cafe kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang. (nai)

PalapaNews- Razia gabungan kepolisian, TNI dan Satpol PP Kabupaten Tangerang di lokalisasi Dadap, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, diduga bocor. Pasalnya, personel gabungan mendapati kawasan tersebut mendadak sepi.

Pantauan di lokasi, ratusan petugas yang diterjunkan pada Sabtu (13/2/2016) hingga Minggu (14/2/2016) dinihari tadi ini menyisir cafe dan warung remang-remang di kawasan itu. Sayangnya, tempat maksiat itu mendadak sepi penunjung.

Padahal, meski dihari-hari biasa, lokasi itu, terbilang selalu ramai oleh pengunjungnya. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum lagi, bahwa keramaian dikawasan ini, biasanya sudah berlangsung sejak sore hari hingga subuh.

“Ya, pada malam hari ini, kita lakukan kegiatan operasi bersama dengan pihak TNI dan Satpol PP. Namun, mohon maaf memang dalam pelaksanaannya tadi, kita melihat bersama-sama, bahwa hasilnya masih nihil,” ungkap Kompol Agus Hermanto, Kasat Narkoba Polresta Tangerang, saat diwawancarai sejumlah awak media.

Menurutnya, ada sejumlah targetan dalam giat razia tersebut. Diantaranya adalah, peredaran narkoba, miras serta senjata tajam. “Yang menjadi target utama adalah, peredaran narkotika,” tukasnya.

Pantauan dilapangan, kendati lokasi telah diketahui sepi pengunjung, namun giat operasi tersebut, tetap dilaksanakan hingga kearea kontrakan-kontrakan. Satu persatu tempat maupun kamar pun disisiri petugas dan dilakukan pemeriksaan identitas terhadap para pengunjung serta para pekerja wanitanya.

Alhasil, petugas pun banyak mendapati para pekerja wanita yang tak memiliki kartu identitas kependudukan dan dibawah umur. Sebilah kris panjang pun didapati dari salah satu cafe dikawasan itu.

“Sepi pa, sudah pada pulang, tadi dengar mau ada razia, terus pada bubar,” ujar Papi Budi, salah seorang pemilik cafe dikawasan tersebut. (nai)

Komentar Anda

comments