Tangsel Tuan Rumah Global Innovation Forum

oleh -
Kepala Puspiptek, Wakil Walikota Tangsel dan perwakilan WTA memberikan keterangan kepada wartawan. (one)
Kepala Puspiptek, Wakil Walikota Tangsel dan perwakilan WTA memberikan keterangan kepada wartawan. (one)
Kepala Puspiptek, Wakil Walikota Tangsel dan perwakilan WTA memberikan keterangan kepada wartawan. (one)

PalapaNews- Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal menjadi tuan rumah event skala internasional bertajuk Global Innovation Forum (GIF) yang digelar World Technopolis Association September 2016 mendatang.

Petinggi WTA yang berasal dari Korea Selatan mengunjungi Kota Tangsel untuk mengetahui seberapa besar persiapan yang telah dilakukan Tangsel menghadapi GIF 2016, Senin (4/1/2016).

Hadir dalam kunjungan di Gedung Graha Widya Bhakti Puspiptek, itu Direktur Jenderal WTA Lee Kang Duk dan Sekertaris Jenderal WTA Prof Deog Seong Oh. Mereka disambut Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie beserta sejumlah pimpinan SKPD.

“Mereka (perwakilan WTA) datang ke Tangsel untuk mengecek kesiapan kita sebagai daerah dan pusat untuk penyelenggaraan GIF di September mendatang,” kata Benyamin Davnie.

Kepala Puspiptek, Sri Setiawati menambahkan pihahknya mulai menyiapkan lokasi kegiatan dengan merenovasi berbagai fasilitas.

“Kegiatan ini bukan hanya kita sebagai Event Organizer, tapi kita berharap panggung ini adalah panggung Indonesia, bagaimana kita bisa mengembangkan inovasi,” jelas Sri.

Sri melanjutkan, yang tadinya kita manfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) dengan adanya inovasi temuan terbaru, Indonesia bisa memanfaatkan SDA tersebut. Nantinya akan ada kontribusi ilmu pengetahuan

“Ini merupakan gelanggang baru, kita semua peneliti, industri, dan masyarakat sama-sama mencoba mengembangkan inovasi kedepan. Kita berharap ekonomi inovasi kedepan bisa dijalankan dengan mempelajarinya dari Negara lain,” tukas Sri.

Sekertaris Jenderal WTA Prof. Deog Seong Oh, mengatakan persiapan Kota Tangsel sudah bagus. Terleih, kota ini sudah memiliki Puspiptek.

“Adanya program inovasi ini diharapkan bisa lebih meningkat untuk setiap kota yang mengikutinya,” jelas prof Oh. (one)

Komentar Anda

comments