PDAM Tirta Benteng Kena Sentil Walikota Tangerang

oleh -
Walikota Tangerang dalam Dialog Publik KAHMI. (ist)
Walikota Tangerang dalam Dialog Publik KAHMI. (ist)
Walikota Tangerang dalam Dialog Publik KAHMI. (ist)

PalapaNews- Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng untuk lebih fokus terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih kepada masyarakat.

“Orientasinya harusnya ke pelayanan,” tegas Wali Kota saat menjadi keynote speaker pada acara Dialog Publik Korps yang diselenggarakan oleh Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Hotel Narita Cipondoh, Selasa (16/12/2015) lalu.

“Enggak untung enggak masalah tapi yang penting masyarakat bisa terlayani,” imbuhnya.

“Masak orang kabupaten orang Tangsel yang ngambil airnya dari kita bisa dapet air bersih, ini kita tuan rumahnya malah susah,”

Untuk itu, diakui Arief Pemkot Tangerang menganggarkan Rp16 miliar pada 2015 ini untuk menambah saluran air bersih bagi masyarakat Neglasari. Terlebih di wilayah itu terdapat IPA PDAM. “Inikan ironis,” sesalnya.

“Kalau PDAM tidak sanggup, pemerintah siap memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” tegasnya.

Dan untuk itu, jelas Walikota pihaknya pada tahun 2016 akan menganggarkan Rp30 miliar untuk menambah saluran baru di zona satu yang masyarakatnya masih banyak yang belum mendapatkan layanan air bersih.

“Urusan air menjadi fokus kita, kita targetkan 2800 sambungan baru bisa terwujud tahun depan,” Terangnya.

Diinformasikan dari 1,8 juta penduduk Kota Tangerang, PDAM Tirta Benteng baru melayani 27.953 sambungan atau sekitar 111.812 jiwa. Dan dengan omzet selama setahun sebesar Rp70 miliar PDAM Tirta Benteng baru membukukan laba rata-rata sebesar Rp7 miliar per tahun.

“Dan itupun kebanyakan karena efisiensi beban kerja bukan karena peningkatan kinerja pelayanan,” tandas Walikota.

“Contohnya tahun ini laba tersebut lebih karena rasionalisasi pegawai, kalau enggak ada pengurangan pegawai mungkin enggak segitu labanya,” tukasnya. (nai)

Komentar Anda

comments