MAN Insan Cendekia Tingkatkan Kualitas Guru

oleh -
Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Persahini Sidik, didampingi Koordinator Provinsi Banten USAID Prioritas. (ist)
Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Persahini Sidik, didampingi Koordinator Provinsi Banten USAID Prioritas. (ist)
Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Persahini Sidik, didampingi Koordinator Provinsi Banten USAID Prioritas. (ist)

PalapaNews- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar pelatihan bagi tenaga pengajar untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pelatihan yang diikuti 50 tenaga pendidik ini bekerjasama dengan USAID Prioritas.

Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Persanihi SIdik mengatakan pelatihan yang digelar sepekan bagi para guru ini masih bersifat partial, tidak menyeluruh. Namun, pada intinya pihanya berusaha meningkatkan kompetensi pengetahuan dan metode mengajar yang sesuai dengan kebutuhan.

“Kami menyadari pelatihan yang ada belum menjawab permasalahan pembelajaran yang selama ini ditemui di kelas. Masih partial, belum menyeluruh. Oleh karena itu, kami bermitra dengan USAID Prioritas untuk memfasilitasi pelatihan ini,” katanya.

Ketua penyelenggara, TB Mahmudin mengatakan pelatihan digelar memperkuat kapasitas para guru untuk memahami kurikulum 2013. Harapannya, peserta mampu mempraktikkan di kelas untuk kemajuan siswa dan melatih kembali para guru MA yang lain.

“Bagaimana pun, MAN Insan Cendekia Serpong kerap menjadi sekolah rujukan bagi yang lain dalam peningkatan mutu guru,” kata Mahmudin.

Sementara itu, Koordinator Provinsi Banten USAID Prioritas Rifki Rosyad menyambut baik gagasan diseminasi pelatihan tersebut. Ia mengimbau agar para peserta mampu memanfaatkan pelatihan secara optimal.

“Harapannya agar optimal, sehingga menjadi tenaga pendidik yang handal dan direkomendasikan untuk melatih para guru MA yang lain,” kata dia.

Diketahui, MAN Insan Cendekia adalah satu dari tiga MAN Insan Cendekia yang didirikan di Indonesia untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam keimanan dan ketakwaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu mengaktualisasikan diri dalam kehidupan masyarakat.

Setiap tahun ajaran baru, sekolah ini melaksanakan seleksi dan perekrutan siswa secara ketat. Sekolah bermodel asrama untuk siswanya ini, di tahun ini menerima sekitar 400 siswa. (rls/one)

Komentar Anda

comments