Cemari Lingkungan, KLHK Bekukan Izin Perusahaan di Banten

oleh -
Logo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (bbs)
Logo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (bbs)
Logo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (bbs)

PalapaNews- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membekukan izin usaha dua perusahaan yang diketahui tak mengelola limbah bahan berbahaya beracun dengan baik sehingga mencemarkan lingkungan sekitar. Salah satu perusahaan berlokasi di Banten.

“Kita bertindak tegas terhadap perusahaan yang tak peduli terhadap lingkungan. Setelah kita ingatkan dan ternyata tak diperhatikan maka tindakan tegas terpaksa dilakukan,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (B3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tuti Hendrawati Mintarsih kepada pers, Rabu (18/11/2015).

Hal tersebut disampaikan usai membuka Sosialisasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun yang diikuti pegiat lingkungan hidup dan akademisi, serta industriawan.

Dikatakan, dua perusahaan tersebut berlokasi masing-masing bergerak bidang manufaktur dan jasa di Jawa Barat dan Banten.

Tuti mengatakan, kementeriannya berharap agar perusahaan mematuhi segala peraturan terkait dengan pengelolaan limbah agar tak ditutup usahanya.

Kementerian, katanya, selama ini akan terus memantau setiap perusahaan dalam menghasilkan limbah agar bisa dikelola dengan baik sehingga tak mencemari lingkungan serta mengganggu kesehatan.

Direktur Penilaian Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3 Laksmi Dhewanthi, mengatakan untuk mencabut izin usaha, KLHK tidak akan bertindak sewenang-wenang tapi harus berdasarkan temuan yang akurat serta melalui proses yang panjang.

Prosesnya, katanya, apabila kementerian menemukan industri tidak mengelola limbah maka akan diberi peringatan lisan dan tertulis. Namun apabila tak juga diindahkan maka akan dibuatkan berita acara untuk diambil tindakan tegas.

“Kita akan cek lagi dan perusahaan harus memberi laporan tertulis mengenai upaya apa saja yang telah dilakukan dalam mengelola limbah B3. Kalau hal itu tak dilakukan maka terpaksa diambil tindakan tegas yaitu cabut izin usaha,” kata Tuti.

Dikatakan, untuk menghindari hal yang tak diinginkan perusahaan sebaiknya bisa mengerti mengenai tata cara pengelolaan limbah yang bisa diperoleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (inl/one)

Komentar Anda

comments