2 Kali Dicerai Istri, Duda Gantung Diri

oleh -
Ilustrasi. (dok)
Ilustrasi. (bbs)
Ilustrasi. (bbs)

Palapanews- Diduga tak tahan lantaran kondisi rumah tangganya yang carut-marut, Kuwat (53), warga RT 02/RW 03 Kelurahan/Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Jumat (16/10/2015).

Jenazah ditemukan pertama kali oleh kakak korban, Turiah (58), di gudang tempat servis komputer milik keluarganya, sekitar pukul 16.30 WIB. Duda dua anak ini telah tergantung di atap plafon gudang.

“Sebelumya tadi siang dia sempat duduk di depan rumah. Lalu saat kakaknya pulang, rumah dalam keadaan terkunci. Kakak korban mencari korban di tempat servis, saat dilihat dari jendela, dia kaget korban sudah tewas gantung diri,” ujar Romli, Ketua RT 02.

Menurut Romli, korban memang depresi karena menderita stroke selama dua tahun. Selain itu dia juga ditingal oleh kedua istrinya.

“Sama istri pertama dia dicerai, punya dua anak. Dengan istri kedua dia juga ditinggal. Katanya karena masalah keluarga, ada ketidak cocokan. Itu membuat dia depresi dan sering bilang mau bunuh diri,” katanya.

Kapolsek Cipondoh, Komisaris Paryanto mengaku petugasnya sudah melakukan olah TKP. Korban, dipastikan meninggal akibat bunuh diri.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni bunuh diri,” katanya.

Diduga korban bunuh diri saat waktu sholat Jumat, karena ketika itu situasi sedang sepi. “Korban bunuh diri menggunakan tali plastik warga biru dan mengikatnya di plafon gudang servis komputer,” paprnya. (nai)

Komentar Anda

comments