Waspada Pengacau di Pilkada Tangsel

oleh -
Komisioner Panwaskada Tangsel. (one)
banner 300250
Komisioner Panwaskada Tangsel. (one)
Komisioner Panwaskada Tangsel. (one)

Palapanews- Panitia Pengawas Pilkada (Panwaskada) Tangsel mulai mencium adanya pengacau dalam perhelatan Pilkada Tangsel ini. Masing-masing tim pasangan calon diminta hati-hati terhadap aksi oknum pengacau ini.

Hal itu terungkap dalam diskusi grup yang digelar Panwaslu Tangsel, di salah satu rumah makan kawasan Serpong. Dalam diskusi itu hadir pula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangsel, dan tim pemenangan masing-masing pasangan calon.

Ketua Panwaslu Tangsel, M Taufiq MZ mengatakan soal oknum pengacau itu, Panwaslu Tangsel tidak akan segan-segan akan melaporkan yang bersakutan ke kpolisian karena dianggap telah mengggu stabilitas politik di Tangsel, yang bisa menyebabkan kegaduhan politik.

Salah satu kasus yang ditemukan, yakni keberadaan stiker yang diduga milik pasangan calon nomor urut 1 yaitu Ikhsan Modjo dan Li Claudia Chandra. Stiker yang beredar itu tidak sesuai dengan aturan KPU, yaitu melebihi ukuran.

“Jadi ketika kami buat surat rekomendasi ke KPU agar menegur tim pasangan nomor 1, ternyata pasangan nomor 1 tidak pernah memasang stiker itu, makanya kalau stiker ini bukan dipasang oleh tim, atau relawan. Maka ini bisa dikatakan pengacau dan ini bisa masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Senada, dikatakan anggota Panwaskada Tangsel Muhammad Acep. Dalam kasus tersebut beruntungnya tim pasangan calon nomor 1 segera merspon rekomendasi Panwaskada, dengan mengatakan bahwa tim merasa tidak pernah mencetak stiker itu.

Mengenai oknum yang memasng stiker pasangan dan menyebarkannya itu disebut pengacau. Karena bisa saja yang dilakukan oknum itu sengaja membuat pasangan calon terkait dikenai sanksi pelanggaran soal bahan kampanye karena stiker yang disebarkan itu tidak sesuai dengan aturan KPU.

“Makanya kami sangat tegas menyebutnya sebagai pengacau pilkada dan akan melibatkan kepolisian. Karena jelas tujuannya adalah sengaja membuat pasangan calon mana pun terkena pelanggaran,” ujarnya.

Bahkan Acep mengatakan, saat ini sudah menemukan bukti dan tinggal mengembangkan kasus terkait siapa oknum yang disebut pengacau oleh Panwaskada Tangsel ini.

“Memang tengah kami telusuri siapa di balik ini semua, karena ini merugikan pasangan calon. Saat ini baru ditemukan sedikit bukti dan terus kami cari tahu bersama tim di bawah,” ujarnya. (jok)

Komentar Anda

comments