Ini Tanggapan MUI Soal Nabi di Tangsel

oleh -
Sosok warga Tangsel bernama Nabi. (san)
Sosok warga Tangsel bernama Nabi. (san)

Palapanews- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menanggapi munculnya sosok pria bernama Nabi, yang tinggal di Kampung Buaran Timur RT 013/RW 04 Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara.

“(Memakai nama Nabi) sah saja,” kata Sekretaris MUI Kota Tangsel, Abdul Rojak dihubungi melalui telepon, Minggu (27/9/2015).

Rojak menambahkan, apa yang dilakukan pria bernama Nabi di Jelupang, harus memiliki prilaku dan akhlak yang baik.

“Tidak masalah. Kalau namanya Nabi akhlak dan perilakunya harus baik seperti nabi karena setiap nama mengandung arti dan doa bagi yang memakainya tapi kalau akhlaknya tidak baik tentu akan mencederai nama Nabi yang selama ini berkonotasi baik,” Rojak menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, ditemukan seorang warga Kampung Buaran Timur RT 013/RW 04 Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, bernama Nabi.

Asal usul nama tersebut, diakui Nabi disandang sejak ia dilahirkan. Nama itu, menurut Nabi merupakan pemberian kakeknya, yang saat itu turut menyaksikan kelahirannya.

“Saya memang orang asli sini, orang asli Tangerang. Engkong (kakek) saya juga tinggal di sini,” kata dia.

Pria kelahiran 17 Agustus 1964 ini sendiri, tak tahu asal usul mengapa dirinya diberi nama Nabi. Namun yang pasti, ia sama sekali tak berencana untuk mengganti nama pemberian kakeknya itu. “Buat apa diganti. Toh ini nama pemberian kakek saya,” ayah dari Bainah dan Nur Halimah ini menambahkan.

Menurutnya, nama yang disandangnya cuma sebatas nama. Berbeda dengan sosok Nabi yang dikenal sebagai penyiar agama. “Lah inikan ketimbang nama, bukan menganggap nabi, jadi santai,” ungkap suami dari Dija ini. (zah)

Komentar Anda

comments