Pemkot Bikin Surat Edaran, PNS Wajib Jaga Netralitas

oleh -
Halal bihalal pegawai Pemkot Tangsel, beberapa waktu lalu. (one)

Palapanews- Aparatur sipil negara yang bertugas di lingkup Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) diminta netral pada Pilkada serentak 2015 ini. Jika ada pegawai  terbukti terlibat dalam pilkada, sanksi bakal menanti.

Sebagai wujud keseriusan menjaga netralitas PNS, Pemkot Tangsel sudah mengeluarkan surat edaran.

“Surat edaran sudah kita buat, ini dilakukan untuk pengawasan netralitas PNS,” kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Muhammad ditemui di Serpong, Senin (1/9/2015).

Soal netralitas PNS, menurutnya sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Pegawai Negeri Sipil dan Undang-undang dan Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Netralitas ini berlaku bagi seluruh PNS. Mereka dilarang mendukung seluruh calon walikota dan wakil walikota pada Pilkada Tangsel 2015,” kata pria yang juga menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ini.

Terpisah, Sekretaris Inspektorat Kota Tangsel Ahmad Zubair mengatakan pihaknya bakal mengawasi dan memantau langsung PNS gerak-gerik PNS. Jangan sampai, ada PNS yang terlibat langsung pada pesta demokrasi ini.

“Kita menindaklanjuti laporan dari Panitia Pengawas Pilkada (Panwaskada) dan KPU saja,” ucapnya.

Meski berperan aktif dalam pengawasan pilkada, Zubair mengaku, pihaknya tidak bersentuhan langsung atau turun langsung ke lapangan dalam pengawasan. Tugas Inspektorat, kata dia, menindaklanjuti bila ada laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PNS.

“Kami hanya menindaklanjuti apabila ada pelanggaran yang dilakukan oknum PNS. Itupun bila disertai dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya. (one)

Komentar Anda

comments