HMI Tangerang Raya Desak Kapolres dan Walikota Ambil Tindakan Tegas

oleh -

petugas dkp kota tangerang dibacokPalapa News – Kasus pembacokan yang menimpa petugas kebersihan (kenek truk sampah) pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang, membuat masyarakat Kota Tangerang geram. Pasalnya, tindak kriminalitas yang menimpah petugas kebersihan DKP Kota Tangerang sudah tiga kali terjadi.

Ketua HMI Cabang Tangerang Raya, Farisal Arkam mengatakan, tindak kekeran yang diduga dilakukan oleh salah satu etnis membuat onar dan kekerasan di Kota Tangerang. Atas tindakan tersebut, pihaknya sangat menyayangkan kenapa peristiwa tersebut terulang kembali.

“Kejadian beberapa waktu lalu juga sempat hampir menewaskan pekerja dari DKP Kota Tangerang dan kejadian ini pun sudah pernah terjadi bahkan sering terjadi salah satunya  ketika festival Al- Azhom dan korbannyapun dari pekerja DKP Kota Tangerang,” kata Faridal Arkam.

Pria yang akrab disapa Farid ini mwnambahkan, meski sudah sering terjadi,  tidak ada tindakan apapun dari pihak kepolisian maupun dari pihak pemerintah untuk mengusut kasus pembacokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh etnis tertentu.

“Kami sangat menyayangkan ini semua dan sampai saat ini belum ada satupun tersangka yang ditangkap, dan kami menduga preman- preman ini dilindungi dan sengaja di pelihara oleh orang-orang tertentu,” tegasnya.

Melihat kondisi seperti ini, pihaknya atas nama  HMI Cabang Tangerang Raya mendesak kepada aparat kepolisian untuk mengejar pelaku sampai dapat dan diadili seadil-adilnya.

“Kami mendesak kepada pemerintah dalam hal ini Dishub dan Satpol PP untuk segera menertibkan parkir liar dan tukang parkir liar. Sebab, kami menganggap itu semua biang masalah dan benih-benih tumbuhnya premanisme di Kota Tangerang,” jelas Farid seraya mendesak agar  Kapolres Metro Tangerang Kota dan Walikota Tangerang untuk tidak melindungi etnis-etnis yang sering berbuat kekerasan di Kota Tangerang.(nai)

Komentar Anda

comments