Tim WTN Terjun ke Kota Tangerang

oleh -
Tim penilaian WTN saat membeberkan hasil cek lapangan. (ist)
Tim penilaian WTN saat membeberkan hasil cek lapangan. (ist)
Tim penilaian WTN saat membeberkan hasil cek lapangan. (ist)

Palapa News- Setelah melakukan peninjauan lapangan, Tim Penilai Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2015, Jum’at (7/8/2015) memaparkan hasil penilaian atas verifikasi lapangan dihadapan Sekretaris Daerah, Dadi Budaeri yang turut didampingi Kepala Dinas Perhubungan beserta jajarannya.

Harno Trimadi, Ketua Tim Penilai dari Kementerian Perhubungan mengatakan di Kota Tangerang secara umum sarana dan prasarana transportasi serta implementasi peraturannya sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan serta pemanfaatan perangkat-perangkat transportasi yang sudah sesuai dengan fungsi serta kegunaannya.

“Rambu lalu-lintas, marka jalan, terminal dan angkutan umumnya sudah ikuti aturan. Tinggal benahi sedikit seperti seragam, ID untuk para sopir angkot dan sarana umum yang masih digunakan untuk berdagang,” paparnya.

Harno Trimadi juga menjelaskan Penghargaan WTN adalah apresiasi penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada kota-kota yang mampu melakukan penataan transportasi yang berkelanjutan, berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan.

Adapun kategori penilaian meliputi Kategori Angkutan, Kategori Lalu Lintas,  Wahana Tata Nugraha Penuh dimana Kabupaten/ Kota meraih Kategori Angkutan dan Lalu Lintas, serta Wahana Tata Nugraha Kencana yang diperoleh setelah lima kali berturut-turut mendapat WTN. Dengan Materi Penilaian WTN meliputi Sarana Angkutan Umum, Prasarana atau Infrastruktur Lalu-Lintas, serta Pelayanan Transportasi.

Sementara itu, Sekda menyampaikan Pemkot Tangerang siap menindaklanjuti hasil penilaian serta rekomendasi dari Tim Penilai. Dengan adanya penilaian ini kita dipacu untuk lakukan yang lebih baik lagi dalam memenuhi infrastruktur lalu-lintas serta pelayanan transportasi kepada masyarakat. Kita juga dapat masukan positif untuk perbaikan kedepan.

“Penilaian ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk perbaikan transportasi di Kota Tangerang. Coba kalau pake konsultan, harus pakai biaya. Dengan adanya tim penilai dari Kemenhub ini selain mendapat input positif juga bebas biaya,” terang Sekda. (rls/nai)

Komentar Anda

comments