Sungai Cisadane tak Juga Dinormalisasi, Arief-Zaki ‘Ngambek’

oleh -
Walikota Tangerang saat mengecek pintu air 10. (nai)
Walikota Tangerang saat mengecek pintu air 10. (nai)
Walikota Tangerang saat mengecek pintu air 10. (nai)

Palapanews- Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar nampaknya sudah gerah dengan rencana pemerintah pusat untuk menormalisasi Sungai Cisadane dan perbaikan pintu air 10 yang tak kunjung direalisasikan.

Mereka menuntut pemerintah pusat segera turun tangan. Pasalnya, dengan kondisi kekeringan dan jebolnya pintu aur 10 telah membuat debit air berkurang, sehingga masyarakat terancam kekurangan air bersih.

“Kita sudah berkali-kali bertemu di pintu air 10, sudah ganti menteri ganti presiden, tetap saja Cisadane belum diapa-apain. Ketika masyarakat butuh pemerintah, kemana pemerintahnya?” tegas Zaki saat meninjau Bendungan Pintu Air 10 berama Arief, Rabu (29/7/2015).

Menurut Zaki, jebolnya pintu air 10 telah berdampak pada saluran irigasi di Kabupaten Tangerang. Selain itu juga mengancam distribusi air bersih melaui PDAM Tirta Kerta Raharta ke 17 kecamatan. “Saluran irigasi sudah kering,” jelasnya.

Dia berharap pemerintah pusat tidak hanya sekedar wacana, namun realisasi nyata. Pasalnya, desain utuk normalisasi sungai cisadane sudah ada, tinggal melaksanakan saja. Pintu air 10 juga harus direhab total karena sudah memasuki usia hampir 100 tahun.

“Jadi kalau tidak segera melakukan normalisasi, pecuma bicara penanganan banjir, air bersih atau ketahanan pangan, kondisinya sudah tidak memungkinkan,” pungkasnya. (nai)

Komentar Anda

comments