Kepsek tak Hanya Jadi Leader, Tapi Juga Manager Sekolah

oleh -
Kepala Kemenag Tangsel (kiri) memberi sambutan.(hms)
Kepala Kemenag Tangsel (kiri) memberi sambutan.(hms)
Kepala Kemenag Tangsel (kiri) memberi sambutan.(hms)

Palapa News- Kemajuan suatu sekolah, berada di tangan kepala sekolahnya. Maka itu, kepala sekolah tak hanya piawai dalam hal memimpin sekolah saja, tetapi juga harus mampu menjadi manager dan motivator bagi warga sekolah.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Zaenal Arifin saat membuka Pelatihan Sekolah Tingkat SMP/MTs Praktik yang Baik Dalam Managemen Sekolah’ di Restoran Kampung Anggrek, Serpong.

“Kemajuan sekolah dan madrasah terletak pada profesionalisme kepala sekolah atau kepala madrasah yang mengelolanya dengan baik. Jadi  kepsek atau kamad tidak hanya menjadi leader, tetapi juga manager dan motivator. Melalui pelatihan ini, bapak-ibu dilatih menjadi pengelola sekolah yang baik,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Palapa News.

Hadir dalam pelatihan tersebut yakni para kepala sekolah/madrasah, bendahara, komite sekolah dan pengawas yang berasal dari 8 sekolah/madrasah mitra USAID PRIORITAS. Selain kepemimpinan pembelajaran, pelatihan ini juga menitikberatkan pada kebiasaan membaca yang diharapkan mulai dirintis di sekolah.

USAID PRIORITAS yang diwakili Syihabbudin, Staf Pelatihan Guru SMP/MTs menyampaikan kebiasaan membaca menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan sekolah dalam menyelenggarakan pembelajaran.

“Program Budaya Baca atau PBB memang sudah diperkenalkan oleh USAID PRIORITAS. Sebagai stimulus kebiasaan membaca di sekolah, kami juga menghibahkan 150 buku bacaan per sekolah atau madrasah usai pelatihan ini. Kami berharap sekolah atau madrasah mampu mengelola PBB dengan baik demi keberhasilan pembelajaran siswa,” katanya.

Dalam upaya pengelolaan sekolah/madrasah, peserta juga diajak untuk terampil mengelola ketersediaan anggaran sekolah sehingga kebutuhan pembelajaran dapat dibiayai secara efisien.  Penggunaan anggaran yang tepat guna, transparan dan bertanggungjawab diharapkan akan mendorong keberhasilan sekolah menyelenggarakan pembelajaran.

Hal ini senada dengan pernyataan Endang Kuswarini, Kepala SMPN 8 Kota Tangerang Selatan yang turut serta dalam pelatihan.

“Sebagai kepala sekolah, saya perlu bermitra dengan pengawas, komite sekolah dan guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Saya senang USAID PRIORITAS membekali semua pengelola sekolah agar bersama-sama memajukan sekolah seperti pengelolaan anggaran sekolah.  Untuk program budaya baca, saya akan sosialisasikan agar segenap warga sekolah terbiasa membaca,” ujarnya.(fit)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.