Oknum Guru Tampar dan Tendang Siswa MTs di Pondok Aren

oleh -
Ridho menjalani visum di Puskesmas Perigi.(hen)
Ridho menjalani visum di Puskesmas Perigi.(hen)
Ridho menjalani visum di Puskesmas Perigi.(hen)

Palapa News- Potret pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali tercoreng. Ya, seorang siswa MTs Unwaanunnajah di Pondok Pucung Indah II, Pondok Aren, Ridho Mudatsir menjadi korban kekerasan oknum guru.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, oknum guru tersebut berinial AS. Ia diduga telah menampar dan memendang siswa kelas VIII-1 tersebut di dalam kelas saat mata pelajaran berlangsung.

Dari pengakuan Ridho, kejadian itu berawal ketika dirinya menyoraki temannya yang duduk di barisan bangku belakang. Saat itu, temannya berusaha memegang telinganya. Namun Ridho menghindar sehingga tidak mengenai telinganya.

“Karena saat itu menghindar, kemudian saya pun menyoraki teman saya sebab teman saya ngak bisa memegang telinga saya,” ungkap Ridho, di rumahnya RT 02/05 Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Senin (30/3/2015).

Akibat suara sorakan yang dilakukan Ridho kepada rekannya, tiba-tiba dirinya dipanggil guru AS untuk maju kedepan. Setelah berada di depan, tanpa pikir panjang sang guru kemudian melayangkan tamparannya ke wajah siswa tersebut.

“Saya langsung ditampar. Tamparan pertama meleset, tamparan kedua mengenai kedua pipi saya,” ucapnya.

Tak puas menampar, Ridho mengaku oknum guru itu kembali melakukan kekerasan dengan menendang bokongnya. “Saya terus mundur, tapi terus ditampar,” Ridho menambahkan.

Akibat perlakuan yang dialami nya itu, Ridho kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada kedua orang tuanya.

“Saya tak terima apa yang dilakukan sang guru kepada anak saya. Cara-cara seperti itu saat ini sudah tidak ada lagi dalam mendidik anak,” ujar Riyanah (33), ibu kandung Ridho.

Akibat kesal dengan ulah oknum guru tersebut, Riyanah bersama sang suami kemudian melaporkan masalah tersebut ke Mapolsek Pondok Aren.

“Kita sudah lakukan visum untuk melengkapi laporan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tigaraksa, sebab Polsek Pondok Aren saat ini belum ada unit PPA nya,” katanya.(hen)

Komentar Anda

comments